Juru Bicara Densus 88 AKBP Mayndra Eka Wardhana menyatakan bahwa timnya masih mengumpulkan informasi dan berkoordinasi. "Hingga saat ini Densus 88 masih melakukan pendalaman apakah insiden tersebut terdapat unsur terorisme atau tidak," ujarnya.
Kapolri juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mendalami tuntas identitas pelaku, termasuk isu yang menyebut orang tua terduga pelaku merupakan anggota kepolisian.
"Sementara tidak ada (informasi itu). Ya sedang kita dalami," ucapnya.
Kapolri berjanji bahwa setiap perkembangan penting, terutama terkait motif pasti insiden ini, akan segera disampaikan kepada publik setelah semua informasi terkumpul menjadi satu kesatuan yang utuh.
Baca Juga: Prabowo Tegas Ambil Alih Polemik Whoosh, Said Didu: Bisa Jadi Sinyal Menenangkan China
Kronologi Singkat Ledakan
Waktu Kejadian: Jumat (7/11/2025) siang, saat pelaksanaan Salat Jumat.
Titik Ledakan: Tiga kali ledakan terdengar, dimulai dari dalam masjid sekolah, disusul dua ledakan lainnya di area luar.
Dampak: Sedikitnya 10 siswa dilarikan ke rumah sakit pada laporan awal, dan total korban mencapai 50-60 orang, sebagian besar sudah diizinkan pulang (**)