Sampel makanan telah diambil untuk diuji laboratorium guna memastikan sumber keracunan.
Baca Juga: Purbaya Usul ke Presiden Prabowo: Tak Perlu Wamenkeu Baru Gantikan Anggito
Sementara itu, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglewas Kidul, penyedia makanan program MBG, untuk sementara ditutup.
Langkah ini diambil guna mencegah kasus serupa terulang sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.
Kasus di Banyumas ini menimbulkan sorotan publik terhadap pelaksanaan program MBG.
Program yang dirancang untuk meningkatkan gizi anak sekolah justru menimbulkan pertanyaan besar tentang standar kebersihan, pengawasan, dan kualitas distribusi makanan.
Baca Juga: Prabowo: Korupsi di Indonesia Sangat Parah, Hanya Pemerintahan Bersih yang Bisa Bangkitkan Bangsa
Hingga kini, pihak terkait memastikan penanganan korban tetap menjadi prioritas utama.
Pemerintah daerah berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh agar insiden serupa tidak lagi terulang.