INSIBERNEWS – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti serius masalah korupsi yang disebutnya sudah mencapai level sangat memprihatinkan.
Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025).
Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan keterkejutannya ketika pertama kali mengambil alih pemerintahan dari Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Prabowo: Anies Bukan Lawan, Justru Bantu Saya Menang Pilpres 2024
Menurutnya, fakta yang ditemui di lapangan jauh lebih parah dibanding yang ia bayangkan sebelumnya.
“Korupsi memang ada di semua negara, tapi harus kita akui, di negara kita kondisinya sangat-sangat memprihatinkan. Waktu saya ambil alih pemerintahan, saya makin kaget. Saya tidak menduga parahnya korupsi tersebut,” ujar Prabowo di hadapan para kader PKS.
Eks Menteri Pertahanan itu menegaskan, hanya dengan menegakkan pemerintahan yang bersih, Indonesia dapat bangkit.
Ia menekankan komitmennya sebagai pemegang mandat rakyat untuk menjalankan janji memberantas praktik korupsi.
Baca Juga: Indonesia Kucurkan Bantuan Rp200 Miliar untuk Warga Gaza Lewat WFP
“Rakyat sudah mengerti, tahu, dan pemerintah yang saya pimpin, saya sendiri sebagai mandataris penerima mandat dari rakyat, saya bertekad menjalankan janji dan sumpah saya kepada rakyat dan bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.
Pernyataan keras itu mendapat sambutan meriah dari kader PKS yang hadir. Takbir menggema saat Prabowo menekankan pentingnya reformasi menyeluruh dalam tata kelola pemerintahan.
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Prabowo juga telah menyinggung pentingnya konsolidasi nasional, transparansi anggaran, serta pembenahan lembaga hukum untuk mendukung pemberantasan korupsi.
Meski tantangan ke depan diakui tidak ringan, Prabowo optimistis agenda besar ini bisa terwujud. “Hanya dengan pemerintahan yang bersih, Indonesia bisa bangkit,” tandasnya.
Artikel Terkait
KPK Dalami Dugaan Korupsi DAK Mempawah, Eks Wakil Bupati Ikut Diperiksa
Kejagung Ikut Dalami Dugaan Korupsi Google Cloud di Kasus Chromebook Kemendikbudristek
Mahfud MD Soroti Korupsi dan Syarat Hukuman Mati di Indonesia
Prabowo Akui Malu Soal Kasus Noel, Ingatkan Pejabat Jangan Korupsi!
Bersihkan Diri Sebelum Dibersihkan! Prabowo Minta Pejabat Belajar dari Kasus Noel Tersangka Korupsi
KPK Buru ‘Juru Simpan’ Uang Panas Dugaan Korupsi Kuota Haji, Kerugian Ditaksir Rp1 Triliun
DPR Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kejagung Geledah Kantor PT Saka Energi, Usut Dugaan Korupsi Akuisisi Blok Migas
Belum Tetapkan Tersangka, KPK Masih Dalami Peran Travel Haji dalam Dugaan Korupsi Kuota Tambahan di Kemenag
Prabowo: Anies Bukan Lawan, Justru Bantu Saya Menang Pilpres 2024