Kasus Keracunan MBG Banyumas Meluas, 408 Pelajar Terdampak

Photo Author
- Senin, 29 September 2025 | 17:24 WIB
Ribuan dapur MBG belum punya sertifikat higienis, picu sorotan publik. (Istimewa)
Ribuan dapur MBG belum punya sertifikat higienis, picu sorotan publik. (Istimewa)

INSIBERNEWS – Kasus keracunan massal yang menimpa pelajar di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus menjadi perhatian.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semestinya mendukung kesehatan siswa, justru menimbulkan persoalan serius setelah ratusan anak mengalami gejala keracunan.

Berdasarkan data terbaru dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas, jumlah korban bertambah signifikan.

Dari laporan awal 115 siswa di tiga sekolah, kini total 408 pelajar dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga diare.

Mereka berasal dari berbagai satuan pendidikan, mulai TK, SD, hingga tingkat menengah.

 Baca Juga: Geger Penemuan Kerangka Manusia di Bekas Galian Tanah Tangerang

Kepala Dinkes Banyumas, Dani Esti Novia, menyampaikan bahwa kondisi para siswa kini berangsur membaik.

“Total ada 408 siswa yang terdampak. Namun saat ini tidak ada yang memerlukan rawat inap, mayoritas sudah pulih,” jelasnya, Senin (29/9).

Meski begitu, aktivitas belajar masih terganggu. Data Dinas Pendidikan (Disdik) Banyumas mencatat, ada 92 siswa dari SD Negeri Pangebatan, SD Negeri 1 Kediri, dan TK Negeri Pangebatan yang belum masuk sekolah hari ini.

Mereka masih menjalani pemulihan di rumah karena gejala mual dan pusing belum sepenuhnya hilang.

 Baca Juga: Di Munas PKS Prabowo Ultimatum BUMN: Benahi Tata Kelola atau Hadapi KPK!

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Banyumas, Taryono, menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan kasus ini.

“Dari laporan sekolah, sekitar 60 anak di SDN 1 Pangebatan masih absen. Kami terus berkoordinasi dengan Dinkes agar penanganannya tepat,” ujarnya.

Menu MBG yang diduga menjadi penyebab keracunan antara lain nasi, telur, bihun, kuah soto, buah anggur, serta nasi dengan lauk ayam goreng dan buah naga.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X