Dokter juga telah memberikan oksigen tambahan bila diperlukan, dan mereka merawatnya dengan terapi obat yang menurut mereka dapat direspon oleh Paus Fransiskus.
Para dokter juga mengatakan ancaman utama terhadap kesehatan Paus Fransiskus adalah timbulnya sepsis.
Sepsis merupakan kondisi serius yang dapat timbul akibat komplikasi pneumonia, meskipun sejauh ini kondisi Paus Fransiskus belum menunjukkan tanda-tanda sepsis tersebut.
Baca Juga: Libur Sekolah Awal Ramadan 2025 Ditetapkan 7 Hari, Siswa Diharapkan Tetap Belajar Mandiri
Meski tengah dalam perawatan intensif, Paus Fransiskus memberikan pesan berisi ungkapan terima kasih pada masyarakat yang mendoakannya.
Paus mengatakan jika momen ini sebagai terapi untuk dirinya bisa beristirahat.
“Saya dengan percaya diri melanjutkan rawat inap saya di Rumah Sakit Gemelli, melanjutkan perawatan yang diperlukan, dan istirahat juga merupakan bagian dari terapi,” ujar Paus Fransiskus seperti yang diberitakan oleh Vatikan.
Baca Juga: Zelenskyy Siap Mundur Jika Itu Harga yang Harus Dibayar Demi Keanggotaan NATO
Paus Fransiskus juga berterima kasih kepada para dokter yang telah merawatnya, termasuk kepada pasien lainnya.
“Saya dengan tulus berterima kasih kepada para dokter dan petugas kesehatan di rumah sakit ini atas perhatian yang mereka berikan kepada saya dan dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan kepada orang sakit,” ujar Paus.***