INSIBERNEWS - Kelompok-kelompok Palestina dengan tegas mengecam rencana mantan Presiden AS Donald Trump yang ingin mengambil alih Gaza dan merelokasi penduduknya.
Mereka menyebut langkah tersebut sebagai "deklarasi perang" yang bertujuan untuk mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka sendiri.
Baca Juga: Trump-Netanyahu Berisiko Hancurkan Perjanjian Perdamaian Gaza
Kecaman ini disampaikan dalam pernyataan resmi Komite Tindak Lanjut Pasukan Nasional dan Islam, sebuah koalisi yang menaungi mayoritas kelompok perjuangan Palestina.
Dalam pernyataan yang dikutip oleh TRT World, komite tersebut menegaskan bahwa kebijakan Trump menunjukkan wajah asli dari aliansi Amerika-Israel dalam menekan dan menyerang hak-hak rakyat Palestina.
Baca Juga: Badan Gizi Nasional Kena Efisiensi Anggaran Prabowo, Apa Dampaknya ke Program Makan Bergizi Gratis?
"Rencana ini bukan hanya ancaman, tetapi bentuk agresi nyata yang bertujuan untuk mengusir rakyat kami dari Gaza," tegas mereka.
Tak hanya itu, mereka juga menyerukan kepada negara-negara Arab untuk tidak tinggal diam.
KTT Arab yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Februari mendatang didorong untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menentang rencana ini dan melindungi hak-hak warga Palestina.
Baca Juga: Dulu Musuhan, Presiden Suriah dan Putin Kini Kembali Berhubungan Baik Lewat Telepon
Kritik keras terhadap rencana ini tidak hanya datang dari dalam Palestina, tetapi juga dari berbagai pihak di Timur Tengah.
Banyak yang menilai bahwa pemindahan paksa warga Gaza ke wilayah lain akan menciptakan krisis kemanusiaan besar-besaran dan berpotensi memicu konflik yang lebih luas di kawasan.
Baca Juga: Sopir Truk Kecelakaan Maut di Tol Ciawi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara
Sampai saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintahan baru di AS mengenai apakah rencana tersebut masih akan dilanjutkan.
Artikel Terkait
Buntut Usulan Trump Ambil Alih Gaza, Warga Palestina Hadapi Ancaman Pengusiran
Mesir Gelar KTT Darurat, Negara-Negara Arab Bersatu Tolak Rencana Trump Soal Gaza
Usai Gencatan Senjata, Donald Trump Ungkap Ingin Membeli dan Memiliki Gaza
Bagaimana Nasib Warga Palestina Setelah Donald Trump Berniat akan Membeli dan Memiliki Gaza?
Presiden AS Donald Trump Ingin Pastikan Hamas Tidak Akan Bisa Kembali ke Gaza
Trump Sebut Ingin Beli Gaza, Berencana Rekonstruksi Kawasan
Erdogan Tuntut Israel Tanggung Biaya Rekonstruksi Gaza, Nilainya Capai Rp1.600 Triliun
Raja Yordania Abdullah II Tolak Usulan Relokasi Warga Gaza, Ingin Kompromi dengan Trump Soal Masyarakat Palestina
Korea Utara Sentil Trump: Rencana Kuasai Gaza Itu Hal Konyol!
Trump-Netanyahu Berisiko Hancurkan Perjanjian Perdamaian Gaza