INSIBERNEWS - Setelah sempat melarikan diri, Arman Purwanto (42), pelaku pembakaran terhadap TW (33) di Bandar Lampung, akhirnya berhasil diringkus polisi. Pria yang berprofesi sebagai sopir truk ini ditangkap saat tengah beristirahat di sebuah rumah makan di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Penangkapan ini mengakhiri pelariannya setelah insiden tragis yang terjadi pada Minggu (2/2/2025) di Flyover Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung.
Menurut Kasat Reskrim Polres Musi Rawas, Iptu Ryan Tiantoro Putra, polisi mulai memburu Arman setelah menerima informasi dari Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Mereka segera melacak keberadaan truk Fuso Tronton BA-8523-HB yang dikendarai pelaku.
Pada Selasa (4/2/2025), truk tersebut terdeteksi melintas di Jalan Lintas Musi Banyuasin-Musi Rawas, tepatnya di Desa Petunang. Polisi lalu membuntuti kendaraan itu hingga akhirnya Arman berhenti di sebuah rumah makan di Desa Remayu, Kecamatan Tuah Negeri.
Baca Juga: Razman Arif Ngamuk di Ruang Sidang, Hotman Paris: Wamenko Hukum Siap Memberikan Pernyataan
Saat Arman sedang makan siang, tim kepolisian langsung bergerak cepat untuk menangkapnya.
“Begitu pelaku berhenti sekitar pukul 13.00 WIB, tim langsung melakukan penangkapan. Arman tidak melakukan perlawanan dan mengakui perbuatannya. Kami segera membawanya ke Mapolres Musi Rawas untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Iptu Ryan pada Jumat (7/2/2025).
Baca Juga: Istana Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Tetap Cair, Tidak Terkena Efisiensi
Dari hasil interogasi, diketahui bahwa Arman dan TW memiliki hubungan dekat. Polisi menduga motif pembakaran dipicu oleh kekecewaan dalam hubungan mereka.
Arman nekat menyiram korban dengan bahan bakar minyak (BBM) dan menyulut api yang menyebabkan luka bakar serius.
Baca Juga: Liverpool Lumat Tottenham 4-0, The Reds Melaju ke Final Piala Liga Inggris
“Hasil penyelidikan menunjukkan motif pelaku berkaitan dengan hubungan pribadi mereka. Pelaku merasa kecewa," ungkap Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Enrico Sidauruk.
Sementara itu, TW masih menjalani perawatan intensif di rumahnya akibat luka bakar 40 persen, terutama di bagian wajah dan dada. Kondisinya masih dalam pemantauan, dan pihak keluarga terus mendampingi proses pemulihannya.
Artikel Terkait
Pihak Sekolah yang Lalai Isi Data PDSS Menawarkan untuk Membiayai Bimbel Para Siswa untuk SNBT
Tidak Hanya SMA di Kalimantan Barat, Sejumlah Sekolah juga Lalai Isi PDSS Siswa
Menteri HAM Klaim Selama 100 Hari Kerja Belum Ada Warga Dipenjara Karena Hina Pejabat
Kabar Duka, Kang Gobang Preman Pensiun Tutup Usia
Bahlil Lahadalia Kembali Buat Keputusan Kontroversi, Kali Ini Soal Paris Agreement
Sindikat Uang Palsu di Tangerang Dan Jawa Barat Terbongkar, 14 Pelaku Dibekuk
BRI Berupaya Kembangkan UMKM Berdaya Saing Global Melalui Program Pengusaha Muda Brilian 2024
Zelenskyy Siap Bertemu Putin, Bahas Perdamaian Rusia-Ukraina
Istana Pastikan Gaji ke-13 dan THR ASN Tetap Cair, Tidak Terkena Efisiensi
Ada Sanksi Bagi yang Melanggar! Pemprov Jateng Larang ASN Beli Gas Elpiji 3 Kg Subsidi, Berikut Ini Alasannya