Bahlil Ngaku Dulu Jadi Sopir Angkot, Begini Respon 3 Menteri Prabowo Soal Usulan Pejabat Pakai Transportasi Umum

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 4 Februari 2025 | 15:13 WIB
Ilustrasi Transportasi Umum. (Photo : dok.bptj)
Ilustrasi Transportasi Umum. (Photo : dok.bptj)

1. Zulhas: Saya Memang Terbiasa Jalan Kaki
Terkait usulan pejabat pemerintahan RI naik transportasi umum, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan pernah menanggapi hal itu dengan menyebut dirinya telah terbiasa jalan kaki.

"Saya kan memang biasa jalan kaki. Coba lihat tuh kaki saya gede," ujar Zulhas di sela kunjungan kerja bertemu petani di Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin, 3 Februari 2025.

Baca Juga: KIP Kuliah Bakal Ganti Nama, Mendikti Sesuaikan dengan Kabinet Merah Putih Prabowo

"Kita dari petani sudah biasa lah naik mobil, jalan kaki, naik bus, apalagi dulu mulai sekolah kalau nggak jalan ya angkutan umum," tambahnya.

2. Bahlil: Jangan Ajari Saya Naik Angkutan Umum
Dalam kesempatan berbeda, Menteri ESDM, Bahlul Lahadalia pernah menyebut dirinya tidak perlu diajari untuk naik angkutan umum karena pernah menjadi sopir angkot.

"Yang menyampaikan ide itu siapa? Tolong kasih tahu kepada pengamat itu, kalau Menteri, saya Bahlil, jangan ajari saya naik angkutan umum karena saya kondektur angkot 3 tahun di terminal," terang Bahlil kepada awak media di The Highland Park Resort, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 2 Februari 2025.

Baca Juga: Cara Cerdas Memilih Tangga Minimalis agar Rumah Sempit Terlihat Lapang

"Jadi sopir angkot 2 tahun waktu sekolah SMA. Kuliah juga bawa angkot," ungkap sang menteri pada era Prabowo.

3. Nusron Wahid Lebih Pilih Naik Motor
Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid juga pernah menegaskan dirinya lebih memilih menaiki sepeda motor atau berjalan kaki tanpa perlu dikawal dengan menggunakan mobil dinas.

Nusron juga menyoroti desakan publik terkait pejabat menaiki kendaraan umum setidaknya satu kali dalam seminggu.

Baca Juga: DPR Setujui Naturalisasi Tiga Pemain Sepak Bola Ole Romeny, Tim Geypens dan Dion Markx

"Sebetulnya kalau tujuannya malah untuk itu, sekali-kali naik sepeda motor, saya malah lebih setuju. Kenapa? Bisa lebih cepat naik sepeda motor," ujar Nusron kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 1 Februari 2025.

"Atau sekali-kali jalan kaki kalau jalanan pendek itu malah lebih pendek (waktunya)," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X