INSIBERNEWS - Wacana mengenai kurikulum coding yang akan diberikan di bangku sekolah semakin serius untuk diwujudkan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa coding dan AI akan menjadi pelajaran pilihan pada tahun ajaran 2025/2026.
Baik coding maupun kecerdasan buatan (AI) yang rencananya akan masuk dalam kurikulum bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang tidak hanya menguasai teknologi.
Baca Juga: Ketuk Palu! DPR Setujui Revisi UU BUMN, Perluas Definisi dan Aturan Baru Soal Investasi
Tetapi juga dapat menggunakannya untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Pendidikan coding memungkinkan siswa untuk memahami bagaimana perangkat lunak dan aplikasi dikembangkan.
Serta bagaimana mereka dapat berperan dalam menciptakan solusi bagi berbagai masalah sosial dan lingkungan.
Sementara itu, AI sebagai teknologi canggih yang semakin berkembang, membuka peluang bagi siswa untuk memahami dan mengembangkan sistem yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas hidup.
Dengan pengajaran coding dan AI, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi konsumen teknologi.
Tetapi juga inovator yang mampu menciptakan teknologi yang mendukung kemajuan dan kebaikan bersama.
Baca Juga: KIP Kuliah Bakal Ganti Nama, Mendikti Sesuaikan dengan Kabinet Merah Putih Prabowo
Mereka diharapkan dapat menggunakan kemampuan ini untuk mengembangkan aplikasi yang dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat.
Artikel Terkait
Anak SD Bakal Belajar Coding? Berikut 3 Fakta Soal Kebijakan Baru Mendikdasmen yang Menuai Sorotan Warganet
Coding Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah, Presiden Prabowo Beri Dukungan Penuh
DeepSeek Salip ChatGPT di App Store: AI Cina Dengan Biaya Rendah Mengguncang Pasar AS dan Memicu Debat Besar tentang Masa Depan Teknologi
DeepSeek Gegerkan Dunia! Startup AI Murah dari China Diklaim Mengancam Hingga Kalahkan ChatGPT Sang Raksasa Teknologi, Saham Teknologi AS Turun Jauh!
Perusahaan AI Cina DeepSeek Mengalami Serangan Siber Besar-Besaran, Diduga Berasal dari AS, Apakah Ini Awal Ketegangan Baru antara China dan AS?