INSIBERNEWS – Mabes TNI membantah kabar yang beredar di media sosial terkait dugaan pengerahan prajurit ke lingkungan Markas Polda Metro Jaya.
Informasi tersebut mencuat setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan sejumlah personel berseragam loreng dan membawa senjata laras panjang di kawasan markas kepolisian tersebut.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhamad Nas menegaskan bahwa narasi yang menyebut adanya pengerahan pasukan ke Polda Metro Jaya tidak sesuai dengan fakta.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan McLaren 720S Spider di Sukoharjo, Andra ST Bantah Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
"Informasi itu tidak benar," ujar Muhamad Nas saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Meski demikian, Kapuspen TNI tidak menjelaskan lebih rinci mengenai identitas maupun aktivitas orang-orang yang terekam dalam video yang viral di berbagai platform media sosial tersebut.
Video Viral Picu Spekulasi
Perbincangan publik bermula dari beredarnya video yang menunjukkan sejumlah orang mengenakan seragam loreng lengkap dengan senjata laras panjang berada di area Polda Metro Jaya. Dalam video itu, mereka terlihat berada di sekitar Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak Usai AS Serang Iran, Pasar Mulai Khawatir
Narasi yang menyertai unggahan tersebut menyebutkan bahwa kejadian berlangsung pada Kamis dini hari. Klaim itu kemudian memicu berbagai spekulasi dan pertanyaan dari warganet mengenai tujuan keberadaan personel bersenjata di lingkungan markas kepolisian tersebut.
Namun hingga saat ini, belum ada informasi resmi yang menjelaskan secara pasti konteks maupun aktivitas yang terjadi dalam video tersebut.
Polda Metro Jaya Belum Beri Penjelasan
Sementara itu, hingga Kamis siang, pihak Polda Metro Jaya juga belum mengeluarkan keterangan resmi terkait video yang ramai diperbincangkan tersebut.
Baca Juga: Bongkar Mortir Aktif Pakai Palu hingga Meledak, 3 Orang di Bandung Tewas Terkapar
Belum adanya penjelasan dari kepolisian membuat berbagai spekulasi terus berkembang di media sosial. Meski demikian, Mabes TNI telah memastikan bahwa informasi mengenai pengerahan prajurit ke Polda Metro Jaya sebagaimana disebut dalam narasi video adalah tidak benar.
Publik pun diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait video yang beredar tersebut. ***
Artikel Terkait
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga TNI, Mabes TNI Pastikan Tak Terkait Penggeledahan Korupsi
KPK Sita Rp167 Juta dari Ketua DPRD Kuansing, Diduga Terkait Dana yang Pernah Dikembalikan Raja Juli Antoni
Kementerian PU Buru Pembocor Surat Dinas Menteri ke New York, Publik Pasang Badan Bela Whistleblower
Kaca Gedung Kantor BGN di Jakarta Pecah Mendadak, Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab
Kronologi Kecelakaan McLaren 720S Spider di Sukoharjo, Andra ST Bantah Mengemudi dalam Kondisi Mabuk