Ratusan Umat Kristen di Damaskus Protes Pembakaran Pohon Natal di Suriah

Photo Author
- Selasa, 24 Desember 2024 | 14:49 WIB
Ratusan Umat Kristen di Damaskus Protes Pembakaran Pohon Natal di Suriah (Foto : BSS NEWS)
Ratusan Umat Kristen di Damaskus Protes Pembakaran Pohon Natal di Suriah (Foto : BSS NEWS)

INSIBERNEWS - Pagi ini (24/12/2024), ratusan orang turun ke jalan di Damaskus, wilayah komunitas Kristen, untuk memprotes insiden pembakaran pohon Natal di dekat Hama, Suriah tengah.

Para demonstran, yang sebagian besar adalah umat Kristen, berbaris menuju markas besar Patriarkat Ortodoks di Bab Sharqi, sambil menyerukan tuntutan hak-hak untuk komunitas mereka.

Baca Juga: Buntut Kasus Bayi Tertukar Di RS Islam Jakarta, Hasil Tes DNA Sudah Keluar, Begini Penjelasan Polisi

Aksi protes ini terjadi setelah video yang memperlihatkan pembakaran pohon Natal oleh kelompok milisi berkerudung beredar luas di media sosial.

Video tersebut merekam kejadian di kota Suqaylabiyah, yang mayoritas penduduknya adalah Kristen, yang terletak dekat Hama. Menurut Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), milisi yang bertanggung jawab adalah anggota dari kelompok Islam Ansar al-Tawhid.

Baca Juga: Tragis! Sebuah Truk Gandeng Ditabrak Kereta Api Kertanegara di Blitar

Salah satu pengunjuk rasa, yang hanya menyebutkan namanya sebagai Georges, mengungkapkan kekecewaannya atas perlakuan terhadap umat Kristen di Suriah.

"Jika kami tidak diizinkan untuk menjalankan iman kami seperti biasa, kami tidak lagi merasa aman di negara ini," katanya.

Baca Juga: Gereja Katedral Jakarta Siapkan Serangkaian Misa Natal dan Tahun Baru 2024, Berikut Jadwal Lengkapnya!

Protes ini semakin memanas setelah koalisi oposisi yang dipimpin oleh kelompok Islamis Hayat Tahrir al-Sham (HTS) menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad, yang selama ini dianggap sebagai pelindung minoritas.

Baca Juga: Jemaah Islamiyah Resmi Bubarkan Diri dan Serahkan Senjata Sebagai Komitmen Kembali ke NKRI

Setelah pembakaran pohon Natal tersebut, seorang pemimpin agama dari HTS mengonfirmasi dalam video terpisah bahwa pelaku pembakaran pohon bukanlah warga Suriah dan menjanjikan hukuman bagi mereka.

Dia juga menyatakan bahwa pohon Natal yang dibakar akan segera diperbaiki dan dinyalakan kembali pada keesokan harinya, untuk menunjukkan dukungan terhadap komunitas Kristen.

Baca Juga: Dijatuhi Vonis 6,5 Tahun Penjara, Berikut 2 Pengakuan Harvey Moeis soal Kasus Korupsi PT Timah

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X