Jemaah Islamiyah Resmi Bubarkan Diri dan Serahkan Senjata Sebagai Komitmen Kembali ke NKRI

Photo Author
- Selasa, 24 Desember 2024 | 14:07 WIB
Jemaah Islamiyah Resmi Bubarkan Diri dan Serahkan Senjata  (Foto : KANAL YOUTUBE ARRAHMAH_ID)
Jemaah Islamiyah Resmi Bubarkan Diri dan Serahkan Senjata (Foto : KANAL YOUTUBE ARRAHMAH_ID)

INSIBERNEWS - Organisasi teror Jemaah Islamiyah (JI) yang dikenal dengan berbagai aksi terorisme di Indonesia, kini secara resmi menyatakan pembubaran dirinya.

Sebagai bukti komitmen untuk kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mereka telah menyerahkan sejumlah besar senjata dan bahan peledak yang selama ini mereka simpan.

Baca Juga: Produsen Mobil China Siap Masuki Pasar Indonesia, Toyota Apresiasi Komitmen Mereka

Kepala Densus 88/Antiteror Polri, Irjen Sentot Prasetyo, mengungkapkan bahwa senjata-senjata yang diserahkan oleh kelompok tersebut terdiri dari enam pucuk senjata api, dua magazin, satu granat, 40 kilogram bahan peledak, 942 butir peluru, 11 senjata tajam, delapan pistol airsoft gun, dan 12 detonator.

Menurutnya, penyerahan tersebut menunjukkan keseriusan dan ketulusan dari mantan anggota JI untuk kembali ke jalan yang benar, serta mengakhiri keterlibatan mereka dalam aktivitas terorisme.

Baca Juga: Kena Kartu Kuning Lawan Persik Kediri, Simak Biodata Rosad Setiawan

Sentot juga menegaskan bahwa bubarnya JI ini merupakan langkah positif dalam proses deradikalisasi dan reintegrasi anggota ke dalam masyarakat.

Penyerahan senjata dan bahan peledak ini diharapkan dapat meminimalisir ancaman dan meningkatkan rasa aman di masyarakat.

Baca Juga: Dijatuhi Vonis 6,5 Tahun Penjara, Berikut 2 Pengakuan Harvey Moeis soal Kasus Korupsi PT Timah

JI, yang pertama kali didirikan pada tahun 1993 oleh tokoh-tokoh seperti Abdullah Sungkar, Abu Bakar Baasyir, dan Abu Rusydan, telah lama menjadi organisasi yang terlibat dalam berbagai aksi teror.

Meski tokoh utama mereka, Abdullah Sungkar, telah meninggal, dan Abu Bakar Baasyir sudah bebas, masih ada sejumlah anggotanya yang tersisa, seperti Abu Rusydan yang kini masih menjalani masa hukuman terkait kasus terorisme.

Baca Juga: Polres Karawang Lakukan Pemeriksaan Senjata Api Milik Puluhan Personel Kepolisian

Dengan langkah ini, harapan besar muncul untuk masa depan Indonesia yang lebih damai, di mana kelompok-kelompok radikal seperti JI dapat kembali menjadi bagian dari masyarakat yang lebih positif, dan tidak lagi mengancam stabilitas keamanan negara.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X