Mendorong Produktivitas dan Kesejahteraan di Pedesaan, BRI Dukung Transformasi Pertanian Modern di Desa Bansari

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 24 Desember 2024 | 11:35 WIB
Melon Premium berbasis teknologi hidroponik. (Istimewa )
Melon Premium berbasis teknologi hidroponik. (Istimewa )

INSIBERNEWS, Jakarta — Melalui pemberdayaan ekosistem desa, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Seperti kisah sukses Desa Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, yang berhasil mengembangkan Melon Premium berbasis teknologi hidroponik.

Selain tingkatkan kesejahteraan petani, keberhasilan ini juga membawa Desa Bansari menjadi Juara Desa BRILiaN 2023, sebuah program unggulan BRI yang mendorong pembangunan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dapat Kartu Kuning Lawan PSBS Biak di Pekan 16, Inilah Biodata Lucas Frigeri

Berada di lereng Gunung Sindoro pada ketinggian 1.000–1.500 meter di atas permukaan laut, Desa Bansari kini dikenal sebagai sentra produksi Melon Premium berkualitas tinggi.

Melon Premium ini memiliki keunggulan dibandingkan Melon Konvensional, baik dari segi rasa, tekstur, maupun aroma. 

Tirta Sembada Hendi Nurseto selaku Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) menjelaskan, bahwa terdapat perbedaan antara Melon Premium yang diproduksinya dengan melon konvensional.

Baca Juga: OVERPASS Jakarta 2025: Baekhyun, B.I, dan Jey Siap Meriahkan Panggung Februari Mendatang

Produk Melon Premium dari Desa Bansari, Jawa Tengah (Istimewa )

“Melon Premium ditanam di dalam greenhouse dengan sistem hidroponik. Berbeda dengan melon biasa, Melon Premium memiliki rasa yang lebih manis dan aroma yang lebih wangi. Kualitas ini membuat produk kami memiliki nilai jual lebih tinggi dan menjadi alternatif dari melon impor”, ujarnya.

Melalui dukungan pemberdayaan ekosistem bisnis dari BRI, 24 greenhouse berhasil memproduksi Melon Premium dengan kualitas unggul.

Dalam setiap periode panen yang berlangsung tiga bulan sekali, petani mampu meraih omzet bersih hingga 20 juta rupiah per greenhouse. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa penerapan teknologi dalam pertanian modern dapat menciptakan dampak ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha tani.

Baca Juga: Simak! Hal yang Harus Diperhatikan pada Mobil Sebelum Liburan Jarak Jauh

Produk Melon Premium dari Desa Bansari telah berhasil dipasarkan langsung ke ritel modern di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Semarang.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X