Morphing adalah teknik manipulasi foto di mana dua wajah dari orang yang berbeda digabungkan menjadi satu, yang kemudian digunakan untuk memalsukan identitas.
Sebagai langkah antisipasi terhadap ancaman ini, negara-negara di dunia, termasuk Indonesia, terus mengembangkan teknologi dan prosedur keamanan dokumen perjalanan yang lebih canggih.
Paspor Indonesia yang baru dirancang dengan mempertimbangkan potensi ancaman tersebut, menjadikannya lebih aman dari manipulasi digital.
Baca Juga: Pencairan Gaji Pensiunan PNS Desember 2024 Serta Tunjangan Anak dan Pasangan Naik 12%
Bergabung dengan Jaringan PKD ICAO
Indonesia telah bergabung dengan jaringan Public Key Directory (PKD) ICAO sejak tahun 2019. PKD adalah repositori pusat yang dikelola oleh ICAO untuk otentifikasi dokumen perjalanan yang dikeluarkan oleh negara-negara anggota.
Dengan bergabungnya Indonesia dalam jaringan ini, paspor Indonesia kini terdaftar dalam sistem informasi perjalanan internasional yang memudahkan verifikasi keaslian dokumen di seluruh dunia.
"Kita sudah tergabung dalam jaringan Public Key Directory (PKD) ICAO. Dengan demikian, paspor kita telah terdaftar dalam sistem informasi perjalanan internasional dan informasi mengenai dokumen perjalanan tersebut akan dibagikan ke seluruh perlintasan internasional yang terdaftar di PKD," ungkap Anggiat.
Memperkuat Paspor Indonesia di Mata Dunia
Anggiat juga menekankan bahwa desain baru paspor Indonesia ini merupakan upaya untuk memperkuat kepercayaan terhadap paspor Indonesia sebagai dokumen perjalanan yang aman, sekaligus menjadi duta budaya Indonesia di dunia internasional.
Kombinasi antara fitur pengaman yang canggih, bahan baku berkualitas, dan desain yang mewakili kekayaan budaya Indonesia menjadikan paspor ini lebih dari sekadar dokumen resmi, tetapi juga kebanggaan bagi setiap warga negara Indonesia.
"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas paspor sebagai dokumen perjalanan internasional yang aman, modern, dan representatif bagi budaya Indonesia," tutup Anggiat.
Dengan desain baru ini, paspor Indonesia tidak hanya akan semakin diakui di dunia internasional, tetapi juga menjadi kebanggaan yang mencerminkan kekayaan budaya dan identitas bangsa Indonesia.
Artikel Terkait
Bawaslu Kota Semarang Terima 10 Aduan Pelanggaran Pemilu Didominasi Politik Uang, Bukti Masih Kurang
Bea Cukai Bongkar Penyulundupan Rp2,9 Miliar di Soekarno-Hatta: Hasil Kerja Tim Anti-Penyelundupan
Bawaslu Temukan Pelanggaran Pilkada, TPS 04 Desa Pagenteran Akan Menggelar Pemilihan Suara Ulang (PSU)
Prabowo Soroti Dampak Korupsi dan Judi Online pada Kekayaan Negara, Harus Diberantas!
Mardani Ali Sera Akui Kinerja Mesin Partai Pendukung RIDO Kurang Optimal karena Kendala Logistik
KPK Tangkap Tujuh Orang dalam Operasi di Bengkulu, Termasuk Calon Gubernur Petahana Rohidin Mersyah
Deddy Corbuzier Dukung Paula Verhoeven Hadapi Perceraian dengan Baim Wong: Sebut Paula Perempuan Tangguh, Saya di Pihaknya!
Gus Ipul Ajak Semua Pihak Duduk Bersama Cari Solusi atas Kisruh Donasi Agus
Kompetisi BRImo Indonesia Pingpong League (IPL) 2024 Seri Tiga Dimulai, 25 Klub Bersiap Rebut Tiket Grand Final
Pencairan Gaji Pensiunan PNS Desember 2024 Serta Tunjangan Anak dan Pasangan Naik 12%