Selain itu, PPN juga dianggap sebagai pajak yang relatif mudah dipungut karena dibayar oleh konsumen pada saat pembelian barang atau jasa, sehingga meningkatkan efisiensi administrasi pajak.
Namun, meskipun PPN penting bagi pendapatan negara, beberapa kalangan mengkritik dampaknya terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok ekonomi menengah ke bawah.
Baca Juga: Momen Kedekatan Prabowo bersama Erdogan hingga Presiden Korsel di KTT G20 Brazil
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @finfolkmoney (19/11/2024), berikut adalah daftar tarif PPN di negara ASEAN.
- Indonesia : 12%
- Filipina : 12%
- Malaysia : 10%
- Vietnam : 10%
- Kamboja : 10%
- Laos : 10%
- Singapura : 9%
- Thailand : 7%
- Timor Leste : 5%
- Myanmar : 0%
- Brunei : 0%.***
Artikel Terkait
Insentif Beli Rumah Bebas PPN Diperpanjang Hingga Desember 2024
APBN Tembus Rp2.556 Triliun Hingga Oktober 2024, Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Belanja Sangat Positif
Kemenkeu Naikkan PPN Jadi 12 Persen, Berikut Daftar Barang yang Tidak Dikenai PPN
PPN Naik 12 Persen Mulai Januari 2025, Berikut Daftar Jasa yang Tidak Dikenai PPN
Waduh! Kenaikan PPN Berpotensi Menurunkan Daya Beli Masyarakat, Kok Bisa?