Apa yang Terjadi Krisis Politik dan Hukum Tata Negara Tidak Stabil? Ternyata Efeknya Tidak Main-main!

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:47 WIB
Krisis politik dinilai telah terjadi di Indonesia, akan ada domino efek yang berbaya (Pixabay)
Krisis politik dinilai telah terjadi di Indonesia, akan ada domino efek yang berbaya (Pixabay)

INSIBERNEWS - Ternyata situasi politik sangat mempengaruhi kestabilan ekonomi dan bisa membuat keadaan ekonomi menjadi gawat.

Saat ini Indonesia dinilai sedang mengalami krisis politik yang serius. Sehingga banyak warga yang turun ke jalan untuk melakukan demo.

Pasalnya keputusan MK yang seharusnya bersifat final dan mengikat justru terkesan ingin dibelokkan oleh DPR.

Baca Juga: Aktor Reza Rahadian Ikut Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR RI, Orasinya: Negara Ini Bukan Milik Keluarga Tertentu

Keputusan yang sedang menjadi perdebatan ini mengenai revisi UU Pilkada soal syarat usia dan juga ambang batas dukungan untuk pencalonan.

Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @ngomonginuang (22/8/2024), jika keputusan MK berusaha untuk dibelokkan maka hal tersebut menandakan adanya ketidakpastian hukum pada kestabilan tata negara.

Krisis politik memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi, karena ketidakstabilan politik menciptakan ketidakpastian yang mempengaruhi berbagai aspek kegiatan ekonomi.

Baca Juga: 7 Inspirasi Ruang Tamu Teras Rumah Minimalis yang Ideal untuk Hunian Kecil

Ketika sebuah negara menghadapi krisis politik, seperti pergolakan politik, perubahan pemerintahan mendadak, atau konflik sosial, efek langsung dan tidak langsung pada ekonomi bisa sangat besar.

Salah satu dampak utama dari krisis politik adalah penurunan kepercayaan investor.

Ketika situasi politik tidak stabil, investor cenderung merasa ragu untuk menanamkan modal atau melanjutkan investasi yang sudah ada.

Baca Juga: Postingan Erina Gudono bersama Kaesang yang Sedang Liburan ke Amerika Serikat Pakai Private Jet Jadi Soroton Publik di Saat Peringatan Darurat

Penurunan investasi ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan menciptakan ketidakpastian yang lebih lanjut.

Di samping itu, krisis politik sering kali menyebabkan volatilitas mata uang yang tinggi, yang dapat mengakibatkan inflasi dan mempengaruhi daya beli masyarakat.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X