Bingung, Kok Tiba-tiba Merinding? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Photo Author
Taufik RM, Insibernews
- Sabtu, 15 Juni 2024 | 19:09 WIB
Ilustrasi Perasaan merinding. (foto: Istimewa)
Ilustrasi Perasaan merinding. (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Biasanya merinding sering dihubungkan dengan gerakan energi metafisika yang berada disekitar kita. Dalam bahasa Inggris merinding disebut dengan goosebumps atau sesuatu yang berkonotasi horor, kenyataannya goose yang dimaksud tampaknya lebih mengarah kepada angsa.

Kejadian merinding menurut dunia medis menjelaskan tentang sebuah perubahan sementara pada kulit dari halus menjadi bergelombang seperti dingin dan gejala lainnya.

Dalam pengertiannya, Merinding merupakan reaksi yang tidak disengaja dari sistem kerja saraf simpati yang mencoba mengontrol respon otot-otot kulit.

Baca Juga: Destinasi Wisata Pulau Putri Sibolga Yang Fenomenal Bagi Pecinta Olahraga Snorkling, Sangat Cocok Nikmati Liburan Sekolah

Hal ini bisa terjadi ketika otot-otot kecil di kulit akan tertekuk sehingga membuat folikel rambut sedikit terangkat dan membuat bulu tangan berdiri.

Hasil penilitian menemukan bahwa ada saraf yang terhubung ke otot kecil di kulit yang menyebabkan seseorang bisa merinding. Dan ternyata saraf ini pun terhubung ke sel induk folikel rambut (sel yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut).

Jadi jika kulit mendapatkan rangsangan dingin, saraf akan memberitahu otot-otot kecil di kulit untuk berkontraksi dan menyebabkan merinding.

Baca Juga: Tips Kreatif: 5 Cara Mengusir Lalat dengan Bahan Alami yang Ramah Lingkungan, Aman dan Sangat Mudah!

Walaupun hasil penelitian merinding dampaknya lebih efektif kepada hewan untuk menumbuhkan bulu pada tubuh terutama bagi mamalia yang berbulu panjang.

Namun merinding mampu dengan efektif memberi manfaat pada manusia, seperti membuat tubuh merasa hangat ketika berada diwilayah dengan kondisi udara dingin karena adanya kontraksi otot di kulit yang menghasilkan panas.

Baca Juga: Mitos Ayam Cemani, Seluruh Tubuhnya Hitam Dipercaya Sebagai Penolak Santet Dan Memiliki Kekuatan Magis

Keadaan dalam kondisi merinding tidak hanya saat tubuh kedinginan, rasa takut, namun beberapa rangsangan lain bisa mempengaruhi timbulnya rasa merinding. Seperti motivasi, gairah, emosi, terharu, perasaan kagum, kebanggaan hingga kegembiraan.

Hasil penilitian juga mengindikasi gangguan otak, epilepsi lobus temporal, gangguan sistem saraf simpatik lainnya, mampu memicu timbulnya rasa merinding, meski hal ini jarang terjadi.

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X