Ini Alasan PP Muhammadiah Tarik Dana Simpanan BSI ke Bank-Bank Lain!

Photo Author
Novia R., Insibernews
- Kamis, 6 Juni 2024 | 11:43 WIB
PP Muhammadiyah (Istimewa)
PP Muhammadiyah (Istimewa)

INSIBERNEWSPusat Pimpinan (PP) Muhammadiyah memutuskan dalam memo tertanggal 30 Mei 2024 bahka akan mengalihkan penyimpanan dana dari Bank Syariah Indonesia (BSI) ke sejumlah bank syariah lain.

Bank-bank tersebut di antaranya Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat dan bank-bank syariah lain.

Keputusan pengalihan dana ini dilakukan setelah PP Muhammadiyah mengadakan pertemuan bersama Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Yogyakarta pada 26 Mei 2024. 

Baca Juga: Kinerja KPK Perlu Diperbaiki dan Kurangi Drama, Tirulah Kejagung

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengungkapkan alasan organisasinya melakukan penarikan dana ini.

Ia mengatakan alasan pertama dari kebijakan itu adalah komitmen yang tinggi Muhammadiyah mendukung perbankan syariah di Indonesia.

Ia juga menjelaskan penarikan dana dan pengalihannya ke bank syariah lain dilakukan Muhammadiyah demi menciptakan persaingan sehat antara bank syariah yang ada di Indonesia.

Anwar mengatakan Muhammadiyah merasa perlu menata banyak hal tentang masalah keuangannya, termasuk dalam hal yang terkait dengan dunia perbankan dan penempatan dana juga pembiayaan yang diterima.

Baca Juga: Hati-hati, Nama Camat Cibodas Tangerang Dicatut, Untuk lakukan Penipuan

"Muhammadiyah punya komitmen yang tinggi untuk mendukung perbankan syariah. Untuk itu Muhammadiyah terus melakukan rasionalisasi dan konsolidasi terhadap masalah keuangannya agar Muhammadiyah bisa berkontribusi bagi terciptanya persaingan yang sehat di antara perbankan syariah yang ada, terutama ketika dunia perbankan syariah tersebut berhubungan dengan Muhammadiyah," ujar Anwar.

Alasan kedua dari kebijakan ini adalah pertimbangan risiko.

Menurut Anwar, dana Muhammadiyah terlalu banyak berada di BSI. Secara bisnis katanya, itu dapat menimbulkan risiko konsentrasi.

"Sementara, di bank-bank syariah lain masih sedikit sehingga bank-bank syariah lain tersebut tidak bisa berkompetisi dengan margin yang ditawarkan oleh BSI baik dalam hal yang berhubungan dengan penempatan dana maupun pembiayaan," ujarnya.

Apabila hal itu terus berlangsung, menurut Anwar, persaingan di antara perbankan syariah yang ada tidak akan sehat.

"Itu tentu jelas tidak kita inginkan," ujarnya.

 

Editor: Novia R.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X