EDITORIAL: Dooor! Drone Pengintai Ditembak Jatuh di Atas Gedung Utama Kejaksaan Agung

Photo Author
Taufik RM, Insibernews
- Kamis, 6 Juni 2024 | 08:12 WIB
Ilustrasi Dron Ditembak jatuh. (foto: Istimewa)
Ilustrasi Dron Ditembak jatuh. (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Sebuah Drone yang berputar dan melintas di atas gedung utama Kejaksaan Agung Muda Tindak Pidana Khusus dan diduga memantau situasi ditembak jatuh tim pengamanan Kejaksaan Agung. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (5/6/2024), sekitar pukul 18.44 WIB.

Drone yang berwarna abu-abu tersebut ditembak dengan alat khusus penembak drone, kemudian diambil petugas keamanan Kejagung untuk diperiksa lebih lanjut.

Menurut saksi salah satu tim keamanan Kejagung saat kejadian yang tidak mau disebutkan namanya, Jampidsus diketahui masih berada di dalam gedung, adapun gedung Kejagung dalam kondisi sepi.

Baca Juga: Kinerja KPK Perlu Diperbaiki dan Kurangi Drama, Tirulah Kejagung

”Tadi, drone itu sempat muter-muter di atas gedung utama, terus terbang ke sini (Gedung Kartika). Baru ditembak jatuh, jatuhnya ke sana (kawasan proyek). Drone arahnya (datang) dari sana,” kata petugas keamanan tersebut.

Sungguh miris! Atas kejadian ini, publik kemudian dipertontonkan dan media memaparkan informasi terkait konvoi kendaraan dinas polisi hingga aksi drone yang secara terang benderang mengawasi gedung institusi pemerintah.

InsiberNews mengutip terkait hal ini dari Institute for Security and Strategic Studies (Pengamat Kepolisian), Bambang Rukminto, berpandangan bahwa:

Baca Juga: Hati-hati, Nama Camat Cibodas Tangerang Dicatut, Untuk lakukan Penipuan

"Ketika perilaku tidak wajar berupa penguntitan kepada pejabat negara dianggap baik-baik saja tanpa ada penjelasan mengenai apa yang sesungguhnya terjadi, publik akan berpikir bahwa sebenarnya yang terjadi tidak baik-baik saja"

"Tentu publik akan menduga ada kesepakatan di antara kedua lembaga penegak hukum tersebut. Termasuk dugaan kesepakatan untuk menutupi kasus yang lebih besar di balik penguntitan Jampidsus. Tentu merupakan preseden buruk bagi penegakan hukum kita."

Baca Juga: Hasil Survei, Kejagung Paling Dipercaya Publik Berkat Kasus Korupsi Besar yang Ditangani Jampidsus

Hingga saat ini, pihak Kejagung menunggu konfirmasi dari petugas pengamanan, termasuk kemungkinan drone tersebut membahayakan atau tidak.

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X