Usai Telan Korban Jiwa, Kemhan Resmi Hapus Latsarmil untuk SPPI, Fokus pada Bela Negara dan Manajerial

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 30 Juni 2026 | 11:50 WIB
Ilustrasi kegiatan Latsarmil SPPI. (Istimewa )
Ilustrasi kegiatan Latsarmil SPPI. (Istimewa )

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan kini dilakukan lebih komprehensif guna memastikan kondisi fisik setiap peserta sebelum mengikuti pelatihan. Selain itu, satuan TNI yang bertugas sebagai pelatih diwajibkan menyesuaikan intensitas latihan fisik dengan kemampuan masing-masing peserta.

Kemhan juga menekankan pentingnya penanganan medis yang cepat dan maksimal apabila terdapat peserta yang mengalami gangguan kesehatan selama mengikuti program.

Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Siaga Hadapi El Nino 2026, Antisipasi Karhutla hingga Krisis Air

Tak hanya aspek kesehatan, evaluasi juga mencakup metode pembelajaran agar lebih adaptif dan ramah terhadap kondisi psikologis peserta.

"Kegiatan juga diarahkan agar lebih adaptif, edukatif, dan memperhatikan kondisi psikologis peserta melalui metode pembelajaran yang membangun semangat kerja sama, problem solving, dan suasana yang lebih menggembirakan," ujar Ketut.

Dengan perubahan tersebut, Kemhan berharap pelatihan SPPI tetap mampu mencetak calon pengelola koperasi yang disiplin, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni tanpa mengesampingkan keselamatan dan kesehatan peserta. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X