Dengan begitu, kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi tanpa menambah tekanan berlebihan terhadap APBN.
Bahlil memastikan pemerintah akan terus memantau dinamika pasar minyak global.
Namun, ia menekankan bahwa Indonesia sudah memiliki strategi pengadaan yang lebih fleksibel agar tidak mudah terguncang oleh situasi geopolitik di Timur Tengah.***
Artikel Terkait
Wow! Bukan Cuma Soal Skor, Jepang Kembali Curi Perhatian lewat Ruang Ganti yang Bersih dan Rapi
AS Siap Guyur Iran Rp5 Kuadriliun Jika Sepakat Tinggalkan Nuklir
Bahlil Ungkap Pemerintah Siap Terapkan BBM B50 Mulai 1 Juli 2026, Hasil Uji Coba Diklaim Positif
Menteri Bahlil Bentuk Tim Khusus, Pasokan Batu Bara untuk PLN Jadi Sorotan
Soroti Pengelolaan MBG, CEO Promedia Group Usul Libatkan UMKM dan Kantin Sekolah, Pecah SPPG jadi Dapur Skala Kecil