INSIBERNEWS - Perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah nampaknya masih belum reda. Diketahui konflik yang terjadi diantara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel telah memasuki hari ke-72 pada Minggu, 10 Mei 2026
Amerika Serikat masih menunggu respons resmi Iran terkait proposal perdamaian terbaru yang diajukan Washington.
Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan jawaban dari Teheran akan diterima dalam waktu dekat. Namun hingga Minggu pagi, pemerintah Iran disebut masih mempelajari sejumlah poin dalam proposal tersebut.
Baca Juga: Sempat Curhat Soal Rumah Tangga, Ibu Muda di Mamuju Nekat Minum Racun Bersama Tiga Anak
Berdasarkan laporan Al Jazeera, proposal perdamaian AS mencakup penghentian perang permanen, pembatasan program nuklir Iran, serta pengaturan keamanan baru di kawasan Selat Hormuz.
Iran dikabarkan masih meninjau poin-poin penting, khususnya terkait pengayaan uranium dan pencabutan sanksi ekonomi.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bahkan kembali mengeluarkan ancaman terhadap kepentingan AS di Timur Tengah. Mereka memperingatkan akan menyerang kapal atau aset Amerika jika tanker Iran kembali menjadi sasaran.
Baca Juga: Terjadi Lagi, Keracunan MBG di Pulogebang Buat 252 Siswa SD Jalani Perawatan di Sejumlah Faskes
Media Iran juga melaporkan pemerintah memperingatkan negara-negara pendukung sanksi AS bisa menghadapi gangguan saat melintasi Selat Hormuz.
Adapun, situasi memanas setelah Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke sejumlah wilayah di Lebanon selatan, sementara ancaman di Selat Hormuz semakin meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap krisis energi global.
Mengutip laporan dari Al Jazeera, diketahui sedikitnya terdapat 24 orang tewas akibat rentetan serangan Israel yang menghantam lebih dari 10 kota di Lebanon selatan.
Dilaporkan wilayah yang disasar itu memiliki kaitan dengan kelompok Hizbullah.
Baca Juga: Terciduk di Bandara YIA, Tiga WNI Diduga Nekat Berangkat Haji Lewat Jalur Ilegal
Meski sebelumnya sempat diumumkan gencatan senjata regional pada bulan lalu. Namun, serangan tak dapat dihindarkan, membuat kondisi di perbatasan Lebanon-Israel kini kembali memanas.
Artikel Terkait
Kesaksian Penjaga Rumah Saat Anggota BPK Haerul Saleh Terjebak Kebakaran di Jagakarsa: Teriak Minta Tolong
Iran Buka Suara Soal Kondisi Terkini Mojtaba Khamenei, Cedera hingga Kehilangan Istri
Baku Tembak di Dogiyai Papua Tengah, Satu Anggota KKB Tewas Ditembak Brimob
Mahasiswa ITB Hilang Saat Turun dari Gunung Puntang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian
Sempat Curhat Soal Rumah Tangga, Ibu Muda di Mamuju Nekat Minum Racun Bersama Tiga Anak