Ketahuan Maling Sapi, Pencuri di Lampung Tengah Babak Belur Dihajar Warga

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 27 April 2026 | 13:14 WIB
Ketahuan Maling Sapi, Pencuri di Lampung Tengah Babak Belur Dihajar Warga (Dok. Istimewa)
Ketahuan Maling Sapi, Pencuri di Lampung Tengah Babak Belur Dihajar Warga (Dok. Istimewa)

 

INSIBERNEWS - Aksi pencurian ternak kembali terjadi di Lampung Tengah. Seekor sapi milik warga dilaporkan hilang saat ditinggal pemiliknya bekerja di kebun tebu. 

Berkat respons cepat warga dan petugas keamanan, pelaku akhirnya berhasil ditangkap setelah sempat menjadi buruan.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 25 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, di kawasan kebun tebu Dusun Perunggung, Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai. 

Baca Juga: Diplomasi AS-Iran yang Buntu Picu Lonjakan Tajam Harga Minyak Dunia

Korban diketahui bernama Rahmat, yang saat itu berangkat ke kebun sejak pagi hari menggunakan gerobak yang ditarik sapinya.

Setibanya di lokasi, Rahmat mengikat sapinya di dekat gerobak sebelum mulai bekerja menanam ulang tebu. Namun, sekitar tiga jam kemudian, ia dikejutkan dengan hilangnya sapi tersebut dari tempat semula.

Rahmat sempat melakukan pencarian di sekitar kebun dan jalan terdekat, tetapi tidak membuahkan hasil. Ia kemudian pulang dan melaporkan kejadian itu kepada keluarga, yang langsung mengajak warga sekitar untuk membantu mencari.

Baca Juga: Menjadi Presiden AS Dinilai Trump Sebagai Pekerjaan Berbahaya Usai Insiden Penembakan

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sapi milik korban ditemukan tengah dibawa kabur oleh seorang pria ke arah Way Pengubuan.

Kasatreskrim Polres Lampung Tengah, AKP Devrat Aolia Arfan, menjelaskan bahwa pelaku berinisial SW alias Malik berhasil diamankan di Pos Satpam Central PT Great Giant Pineapple (GGP) kawasan KM 88. Sebelumnya, pelaku sempat diamankan warga dan hampir menjadi sasaran amuk massa.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu ekor sapi betina berwarna putih, satu unit gerobak, serta pakaian yang digunakan saat menjalankan aksinya.

Baca Juga: Gugurnya Prajurit TNI UNIFIL Praka Rico di Lebanon, Qatar Sampaikan Duka untuk Indonesia

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp16 juta. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Terusan Nunyai untuk proses hukum lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X