Filipina Krisis Energi, Warga Terpaksa Jalan Kaki Imbas Harga BBM yang Melonjak Tajam Pasca Penutupan Selat Hormuz

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 26 Maret 2026 | 16:57 WIB
Krisis energi yang diduga terjadi di Filipina hingga bikin warganya pilih jalan kaki demi hemat BBM.  (Instagram.com/@lambegosiip)
Krisis energi yang diduga terjadi di Filipina hingga bikin warganya pilih jalan kaki demi hemat BBM. (Instagram.com/@lambegosiip)

Koalisi pekerja transportasi bahkan dikabarkan bersiap menggelar aksi protes besar-besaran di Manila sebagai bentuk kekecewaan terhadap kondisi ini.

Untuk meredam krisis, pemerintah Filipina mulai mengambil langkah strategis. Salah satunya adalah mencari alternatif pasokan energi dari berbagai negara seperti Rusia, China, dan kawasan Asia Tenggara.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor di Pacitan, Diduga Hindari Polisi Berujung Tabrak Tiang

Dalam perkembangan terbaru, Filipina juga dilaporkan kembali mengimpor minyak dari Rusia setelah jeda selama lima tahun. Pengiriman tersebut dilakukan melalui kapal tanker yang membawa sekitar 100.000 ton minyak jenis ESPO Blend menuju terminal di Bataan.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menstabilkan pasokan energi dalam jangka pendek.

Krisis energi ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mengancam stabilitas ekonomi nasional. Aktivitas industri, distribusi barang, hingga mobilitas masyarakat ikut terganggu.

Baca Juga: Harry Kiss Ungkap Dedikasi Mengharukan Vidi Aldiano, Tetap Tampil Bernyanyi di Tengah Perawatan Kanker

Jika konflik global terus berlanjut, Filipina berpotensi menghadapi tekanan yang lebih besar. Oleh karena itu, kebijakan jangka panjang terkait ketahanan energi menjadi semakin penting untuk menghindari krisis serupa di masa depan. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X