Desa Pasir Masih Terisolasi, Perjuangan Relawan Melawan Arus Sungai Kirim Logistik ke Wilayah Gayo Lues

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 28 Desember 2025 | 10:30 WIB
Momen pengiriman bantuan ke Desa Pasir, Gayo Lues.  (Instagram/etnisgayo)
Momen pengiriman bantuan ke Desa Pasir, Gayo Lues. (Instagram/etnisgayo)

INSIBERNEWS – Lebih dari satu bulan setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, persoalan akses transportasi masih menjadi tantangan serius.

Sejumlah daerah hingga kini belum sepenuhnya terhubung akibat jalan utama yang rusak parah diterjang banjir dan longsoran tanah.

Putusnya jalur darat membuat beberapa wilayah harus ditempuh melalui rute memutar yang jauh dan berbahaya. Bahkan, di sejumlah titik, distribusi bantuan hanya bisa dilakukan melalui jalur sungai maupun udara.

Baca Juga: Viral Isu Inisial S, Safa Marwah Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan Ridwan Kamil

Kecamatan Tripe Jaya Masih Terisolasi
Salah satu wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses adalah Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Kondisi geografis yang sulit ditambah kerusakan infrastruktur membuat distribusi logistik ke wilayah ini membutuhkan perjuangan ekstra.

Warga dan relawan harus melewati medan berat demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Distribusi Bantuan Harus Menyeberangi Sungai dengan Arus Deras
Aksi gotong royong warga Desa Pasir bersama relawan menjadi sorotan di media sosial. Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @etnisgayo pada Sabtu, 27 Desember 2025, terlihat proses penyaluran bantuan logistik yang harus dilakukan dengan menyeberangi sungai lebar berarus deras.

Baca Juga: Sama-sama Dikaitkan dengan Ridwan Kamil, Interaksi Aura Kasih dan Lisa Mariana di Instagram Tuai Sorotan Publik

Bantuan berupa beras, mi instan, terpal, dan kebutuhan pokok lainnya diangkut menggunakan perahu karet.

Saat berada di tengah sungai, perahu sempat kesulitan melawan arus kuat, sehingga kerja sama dan kewaspadaan menjadi kunci keselamatan.

Tim Kesehatan Lintasi Jembatan Tali Darurat
Tak hanya relawan, perjuangan serupa juga dilakukan oleh tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Demi memberikan layanan kesehatan kepada warga Desa Pasir, tim medis harus meniti jembatan tali darurat yang menghubungkan Desa Uyem Beriring dan Desa Pasir.

Baca Juga: Kasus Tambang Konawe Utara Disetop KPK, MAKI Nilai Ada Kejanggalan dan Desak Kejagung Bertindak

Jembatan tersebut dibangun sementara setelah akses utama hancur akibat banjir bandang. Meski berisiko, layanan kesehatan tetap diupayakan agar warga terdampak mendapatkan penanganan medis.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X