INSIBERNEWS - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan pada puncak arus berangkat Natal 2025 berjalan lancar, aman, dan terkendali. Pengelolaan dilakukan di 15 lintasan pantauan nasional serta sejumlah pelabuhan perbantuan yang menjadi titik krusial mobilitas masyarakat.
Kelancaran layanan tersebut ditopang oleh optimalisasi armada dan pelabuhan, penguatan manajemen operasional, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan.
ASDP juga mengintensifkan pemantauan lapangan untuk memastikan pergerakan penumpang dan kendaraan tetap terdistribusi dengan baik.
Baca Juga: PBNU Gelar Doa untuk Negeri, Ajak Warga Bersatu Dampingi Korban Bencana Sumatra
Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, secara umum arus berangkat Natal berada dalam kondisi terkendali, khususnya di lintasan utama Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk yang menjadi tulang punggung konektivitas antarpulau.
Meski terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat menjelang libur Natal, operasional di kedua lintasan strategis tersebut tetap stabil. Hal ini dicapai melalui pengaturan jadwal kapal yang adaptif, kesiapan armada, serta pengendalian arus kendaraan dan penumpang di area pelabuhan.
“ASDP memastikan seluruh layanan pada puncak arus Natal berjalan terkendali melalui pengaturan jadwal kapal, kesiapan SDM, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu agar masyarakat dapat menyeberang dengan aman dan nyaman,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/12/2025).
Baca Juga: Tak Tinggalkan Hewan Peliharaan, Keluarga Korban Banjir Aceh Tamiang Ini Tuai Pujian
Heru menjelaskan, lintasan Jawa–Sumatra dan Jawa–Bali hingga saat ini masih menjadi yang tersibuk sekaligus barometer nasional pergerakan masyarakat. Selain melayani kebutuhan libur Natal, lintasan ini juga berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik.
Untuk mengantisipasi kepadatan, ASDP menyiagakan armada cadangan, menambah personel layanan, serta mengoptimalkan fasilitas pendukung seperti ruang tunggu, sistem tiket daring, dan pengaturan zona kendaraan. Langkah ini dilakukan agar antrean dapat diminimalkan.
ASDP juga terus berkoordinasi dengan kepolisian, otoritas pelabuhan, dan pemerintah daerah guna memastikan rekayasa lalu lintas di sekitar pelabuhan berjalan efektif. Sinergi tersebut dinilai krusial dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.
Baca Juga: Kasus Tambang Konawe Utara Disetop KPK, MAKI Nilai Ada Kejanggalan dan Desak Kejagung Bertindak
Dengan strategi tersebut, ASDP optimistis layanan penyeberangan selama periode Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung kondusif. Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dan mematuhi arahan petugas agar perjalanan tetap aman dan tertib.***
Artikel Terkait
Menpar Bantah Bali Sepi, Kunjungan Wisatawan Asing Tembus 6,8 Juta Orang
Okupansi Tertekan, PHRI Sebut 2025 Jadi Tahun Paling Menantang bagi Hotel Nasional
Kasus Izin Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Terbitkan SP3
Unggahan Zahra Putri Ridwan Kamil Viral, Publik Soroti Luka Batin di Balik Isu Keluarga
Hidup Gelap Gulita, Sebulan Pascabanjir Warga Babo Aceh Tamiang Masih Krisis Listrik dan Kekurangan Logistik
Banding Ditolak Mahkamah Agung, Taeil Eks NCT Tetap Jalani Vonis 3,5 Tahun Penjara atas Kasus Pemerkosaan
Visi Ernest Prakasa di Balik Ledakan ‘Agak Laen 2’, Produser Tanpa Gimmick yang Mengejar Tawa Penonton
Tak Tinggalkan Hewan Peliharaan, Keluarga Korban Banjir Aceh Tamiang Ini Tuai Pujian
Kasus Tambang Konawe Utara Disetop KPK, MAKI Nilai Ada Kejanggalan dan Desak Kejagung Bertindak
PBNU Gelar Doa untuk Negeri, Ajak Warga Bersatu Dampingi Korban Bencana Sumatra