INSIBERNEWS - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan proses negosiasi tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat terus berlanjut dan kini sudah mendekati tahap final. Pemerintah menargetkan pembahasan tersebut dapat segera dituntaskan demi menjaga stabilitas dan kepastian hubungan dagang kedua negara.
Airlangga mengungkapkan, tim negosiasi Indonesia dijadwalkan berangkat ke Washington DC pada pekan depan. Ia juga memastikan akan ikut langsung dalam lawatan tersebut untuk memfinalisasi kesepakatan sesuai dengan kesepahaman yang telah dibangun sebelumnya.
Baca Juga: Bea Cukai Naik Kelas, Trade AI Jadi Senjata Baru Awasi Arus Impor
“Tim akan berangkat minggu depan, dan akan memfinalisasi sesuai dengan joint statement yang tertanggal 22 Juli. Saya akan berangkat juga,”
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga di kantornya, Sabtu (13/12/2025). Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan seluruh poin yang telah disepakati dapat dirumuskan secara konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara.
Sebelumnya, Airlangga juga menyampaikan hal serupa saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) di Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/12/2025). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga hubungan dagang strategis dengan Amerika Serikat.
Baca Juga: Prabowo Kerahkan TNI–Polri Percepat Penanganan Bencana, Pastikan Negara Hadir di Lapangan
Menurut Airlangga, pemerintah akan mengirimkan tim khusus yang terdiri dari lintas kementerian dan lembaga untuk melanjutkan pembahasan teknis dengan pemerintahan Amerika Serikat.
Negosiasi ini dilakukan dengan kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR).
Ia menjelaskan, Indonesia dan pihak USTR telah sepakat untuk segera melanjutkan diskusi terkait kebijakan tarif. Bahkan, komunikasi intensif disebut masih berlangsung hingga beberapa waktu terakhir.
“Diskusi terkait tarif ini baru saja kami lakukan tadi malam, dan kedua pihak sepakat untuk mempercepat pembahasan,”
Baca Juga: Kombes Pol Dedy Tabrani Resmi Pimpin BNNP Aceh, Intip Rekam Jejak Heroiknya
Airlangga menilai percepatan finalisasi negosiasi penting untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha nasional, khususnya eksportir yang terdampak langsung oleh kebijakan tarif dagang. Kepastian ini diharapkan mampu menjaga daya saing produk Indonesia di pasar Amerika Serikat.
Selain soal tarif, pembahasan juga mencakup upaya memperkuat kerja sama ekonomi yang lebih luas, termasuk akses pasar, investasi, serta penguatan rantai pasok. Pemerintah menilai hubungan ekonomi Indonesia dan AS memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Artikel Terkait
Banjir Bandang Terjang Kecamatan Manggis Karangasem, Warga Cemas dan Lalu Lintas Sempat Lumpuh
Influencer King Abdi Bagikan 6,000 Porsi Makanan untuk Korban Banjir Bandang Aceh Tamiang
Aceh Tamiang Porak-Poranda Usai Banjir: Jalan Amblas, Jembatan Putus, AHY Ungkap Bakal Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur
Melalui Telepon, Prabowo dan MBS Sepakat Lanjutkan Proyek Perkampungan Haji untuk Jemaah Indonesia
Kunjungi Korban Banjir di Bener Meriah Aceh, Prabowo: Pemerintah Siapkan Rencana Penggantian Rumah Warga Terdampak
Warga Aceh Tamiang Ungkap Kini Kondisi Mulai Membaik Usai Bantuan Terhambat Akses yang Terputus
Kombes Pol Dedy Tabrani Resmi Pimpin BNNP Aceh, Intip Rekam Jejak Heroiknya
Prabowo Datangi Pengungsian Langkat, Tegaskan Negara Hadir dan Tak Biarkan Warga Sendirian
Prabowo Kerahkan TNI–Polri Percepat Penanganan Bencana, Pastikan Negara Hadir di Lapangan
Bea Cukai Naik Kelas, Trade AI Jadi Senjata Baru Awasi Arus Impor