Ia menambahkan bahwa Danantara juga akan berperan sebagai pengawas strategis agar proses transisi tidak memunculkan gejolak di lapangan. Pemerintah, menurutnya, juga telah memberi sinyal ingin memastikan keberlangsungan lapangan kerja dan perlindungan bagi para mitra ojol tetap menjadi prioritas nasional.
Rosan menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa langkah ini akan membawa perubahan yang lebih sehat bagi ekosistem transportasi digital Indonesia.
Sebab, dalam pandangannya, keberhasilan merger bukan hanya ditentukan oleh nilai perusahaan, tetapi oleh kualitas hidup para pengemudi yang setiap hari menjadi wajah dari layanan tersebut di jalanan.***
Artikel Terkait
Prabowo Menangis Lihat Anak Menyeberang Sungai demi Sekolah: 'Kita Harus Cepat Bertindak!'
Pelaku Ledakan SMAN 72 Dipindahkan ke Rumah Aman, Polisi Tegaskan Kondisi Psikis Belum Stabil
Rekening Masih Dibekukan, Ira Puspadewi Cerita soal Bantuan Teman hingga Momen Setelah Dapat Rehabilitasi
Banjir dan Longsor Terjang Agam-Sumbar: 74 Warga Meninggal, Ribuan Mengungsi, Kerugian Tembus Rp13,9 Miliar
Pengamat Politik Ray Rangkuti Soroti Manuver Kapolri Bentuk Tim Reformasi Internal: ‘Kenapa Baru Sekarang?’
TNI Genjot Distribusi Bantuan ke Aceh–Sumut: 11 Helikopter Dikerahkan, Tim Medis Turun ke Daerah Terisolasi
BRI Mendukung UMKM Naik Kelas dengan Kolaborasi Bersama SOGO
Bencana Besar di Sumatera: Korban Jiwa Tembus 303 Orang, Akses Masih Terputus dan Cuaca Tak Bersahabat
Keluar Penjara Berkat Rehabilitasi Presiden, Ira Puspadewi Akui Hidupnya ‘Dibakar’ untuk Jadi Emas
Heboh Video ‘Penjarahan’ di Sumut, BNPB: Itu Reaksi Warga yang Sudah Berhari-hari Tak Makan