Dinilai Sebagai Tokoh Kredibel, Mahfud MD Dipastikan Gabung Komite Reformasi Polri Buatan Prabowo

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 25 September 2025 | 14:05 WIB
Dinilai Sebagai Tokoh Kredibel, Mahfud MD Dipastikan Gabung Komite Reformasi Polri Buatan Prabowo (Youtube/Prof. Rhenald Kasali)
Dinilai Sebagai Tokoh Kredibel, Mahfud MD Dipastikan Gabung Komite Reformasi Polri Buatan Prabowo (Youtube/Prof. Rhenald Kasali)

INSIBERNEWS - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menyatakan bersedia untuk bergabung dalam Komite Reformasi Polri yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut Mahfud MD sebagai sosok yang tepat untuk bergabung dalam komite tersebut.

Kehadiran Mahfud MD dianggap dapat membawa bobot besar dalam upaya perbaikan institusi kepolisian.

Baca Juga: Kekeringan Meluas di Sragen dan Klaten, Ribuan Warga Mengandalkan Bantuan Air Bersih

Dengan rekam jejaknya di bidang politik, hukum, dan keamanan membuat Mahfud MD dinilai kredibel dalam memberi masukan terhadap reformasi Polri.

"Pak Mahfud kan tokoh yang kredibel. Dia pernah Menko Polhukam dan dia memahami," ujar Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu 24 September 2025.

Mahfud MD sebelumnya juga telah menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Komite Reformasi Polri saat menerima kunjungan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, pada Selasa 16 September 2025 lalu.

Baca Juga: Soal Ratusan Siswa Keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat, Kepala BGN : Jadi Itu Ada Kesalahan Teknis

"Yang ingin saya pastikan dari diskusi yang itu, saya hanya menyampaikan konfirmasi satu hal bahwa saya menyetujui seluruh rencana Pak Prabowo untuk reformasi dan saya bisa ikut membantu dalam tim reformasi Polri," ujar Mahfud dalam kanal Youtube Mahfud MD Official yang tayang pada Senin 22 September 2025.

Mahfud menyebut keterlibatan dalam tim ini merupakan bagian dari kontribusinya kepada negara. Meski demikian, ia belum bisa membeberkan detail mengenai posisi atau peran spesifik yang akan ia diterimanya.

Adapun Mahfud juga menyoroti sejumlah persoalan yang harus diperbaiki dalam tubuh Polri, terutama terkait penegakan hukum. Tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian, yakni aturan, aparat, dan budaya.

Baca Juga: BRI Peringati Hari Tani Nasional melalui Akses Pembiayaan dan Pemberdayaan Inklusif untuk Perkuat Dukungan bagi Sektor Pertanian

"Masalahnya kultural ini, polisi ini kehilangan kultur, budaya pengabdian. Nah sehingga saya enggak banyak yang perlu dirombak, karena aturan apapun yang dicari tentang Polri yang bagus itu gimana sih? sudah ada semua di undang-undang," kata Mahfud.

Dalam diskusinya dengan sejumlah elite Polri, Mahfud menegaskan bahwa ada tiga hal yang perlu dievaluasi, yaitu struktur, kultur, dan instrumen.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X