Menurut Prabowo, keberadaan smart TV bisa membuka akses bagi guru-guru terbaik nasional menyampaikan materi secara langsung di seluruh sekolah.
Sistem ini diharapkan dapat menutup kesenjangan akses pendidikan, terutama di sekolah-sekolah yang masih kesulitan tenaga pengajar dengan kompetensi tertentu.
Tahap Implementasi dan Target ke Depan
Prabowo menargetkan penambahan jumlah unit secara bertahap, hingga setiap kelas memiliki perangkat pembelajaran digital tersebut.
Baca Juga: Kasus KDRT di Cakung: Suami Cemburu Serang Istri Hingga Alami Luka Bakar!
“Tahun ini kita harapkan 330.000 sekolah akan dapat [smart TV]. 10 November, saya dapat laporan 100.000 sekolah akan dapat, sekarang baru 10.000, kemudian tahun depan kita tambah 1 sekolah 3 layar, idealnya nanti satu kelas 1 layar,” jelas Prabowo.
Dengan sistem ini, sekolah yang berada jauh dari pusat kota maupun di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) akan tetap bisa mendapatkan materi ajar dari guru-guru terbaik nasional.
“Di situ kita bisa memberi pelajaran-pelajaran yang terbaik, dan ini bisa bermanfaat di sekolah-sekolah apalagi di daerah terpencil, daerah tertinggal, terluar,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Trump Tambah Biaya Visa H-1B, Elon Musk Angkat Bicara Soal Akses Talenta Global
Tragis! Kebakaran di Makassar Hanguskan Rumah Warga, Bocah 7 Tahun Tewas
BRI Salurkan KPR Subsidi Rp14,65 Triliun, Perkuat Dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah dan Asta Cita
Prabowo Pastikan Gaji ASN, TNI-Polri, dan Pejabat Negara Naik Tahun Ini
Tragis! Gegara Cinta Ditolak, Tiktoker asal Pakistan Sana Yousaf Tewas Ditembak
Taylor Swift Siapkan Proyek Layar Lebar Misterius Sambut Album Baru 'The Life of a Showgirl'