Stop Sementara Impor Gula Rafinasi, Pemerintah Fokus Lindungi Petani Lokal

Photo Author
- Sabtu, 13 September 2025 | 09:23 WIB
Foto Ilustrasi Gula Pasir (pixabay)
Foto Ilustrasi Gula Pasir (pixabay)

INSIBERNEWS - Pemerintah akhirnya mengambil keputusan penting terkait tata niaga gula di dalam negeri. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan, impor gula rafinasi akan dihentikan sementara waktu.

Langkah ini ditempuh setelah adanya temuan gula rafinasi yang bocor ke pasar tradisional, sesuatu yang dikhawatirkan bisa memukul harga gula lokal dan merugikan petani tebu dalam negeri.

Baca Juga: Public Expose Live 2025: ANTAM Umumkan Pertumbuhan Laba Signifikan di Semester I 2025

“Keputusannya kita hentikan dulu impor gula rafinasi. Kita ingin memastikan gula produksi lokal bisa terserap dengan baik,” ujar Sudaryono usai menghadiri rapat koordinasi terbatas di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Ia menambahkan, penghentian sementara ini bukan tanpa alasan. Pemerintah tengah mendorong agar target swasembada pangan benar-benar terwujud, salah satunya dengan memastikan pasokan gula konsumsi dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Dengan begitu, kebutuhan masyarakat sehari-hari maupun industri bisa tetap tercukupi tanpa harus terlalu bergantung pada impor.

Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Jual Beli Kuota Haji Tambahan 2024, Modus Pelunasan Disebut Jadi Celah

Menurut Sudaryono, kebijakan ini juga menjadi sinyal dukungan nyata kepada para petani tebu yang selama ini mengeluhkan anjloknya harga akibat gula rafinasi yang masuk ke pasar umum. Padahal, gula rafinasi sejatinya hanya diperuntukkan bagi industri makanan dan minuman, bukan untuk dijual langsung ke konsumen.

“Kita tidak ingin ada praktik yang merugikan petani. Apalagi jika ada permainan distribusi gula rafinasi ke pasar tradisional. Itu jelas melanggar aturan,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu di Wonosobo, Satu Tersangka Ternyata Pembuatnya

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah pengawasan lebih ketat agar kebijakan ini tidak hanya berhenti di atas kertas. Sudaryono menyebutkan, koordinasi dengan Kementerian Perdagangan dan aparat penegak hukum akan diperkuat demi mencegah kebocoran distribusi di lapangan.

Langkah penghentian impor ini diperkirakan akan berdampak langsung pada dinamika harga gula di pasaran. Pemerintah berharap, dengan berkurangnya tekanan dari produk impor, harga gula lokal bisa lebih stabil, sehingga petani mendapatkan keuntungan yang layak. Meski begitu, pemerintah juga akan memantau agar harga tidak melambung terlalu tinggi di tingkat konsumen.

Baca Juga: Rumor Asmara Lee Min Ho dengan Putri Konglomerat Joanna Chun Kembali Mencuat, Netizen Heboh!

Selain itu, Sudaryono menekankan pentingnya memperbaiki produktivitas tebu dalam negeri. Peningkatan teknologi pertanian, perluasan lahan, hingga dukungan fasilitas bagi pabrik gula akan terus diupayakan.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X