“Fokus kami tetap pada pengembangan infrastruktur digital untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Meski saat ini beban meningkat, kami percaya investasi ini akan membawa hasil positif pada jangka menengah hingga panjang,” demikian disampaikan pihak manajemen EXCL.
Baca Juga: Kemacetan Jabodetabek Bikin Rugi Rp100 Triliun, Rano Karno Minta Warga Beralih ke Transportasi Umum
Meski kondisi keuangan pada semester pertama ini tertekan, sejumlah analis menilai EXCL masih memiliki prospek cerah.
Kebutuhan internet di Indonesia terus bertumbuh, apalagi dengan semakin masifnya transformasi digital di berbagai sektor. Tantangan perusahaan kini adalah menjaga keseimbangan antara ekspansi dan efisiensi agar kerugian yang dialami tidak berlarut-larut.
Artikel Terkait
Dua Pria Diciduk Polisi, 675 Butir Ekstasi Diamankan di Sunter
Jimin BTS Kembali Dihantam Rumor Pacaran dengan Aktris Song Da Eun, Bukti Baru Muncul di TikTok
Resmi Dilamar Travis Kelce, Cincin Berlian Taylor Swift Jadi Sorotan, Ternyata Segini Harganya
Kemacetan Jabodetabek Bikin Rugi Rp100 Triliun, Rano Karno Minta Warga Beralih ke Transportasi Umum
Trump Desak Hukuman Mati untuk Pelaku Pembunuhan di Washington DC, Picu Polemik Politik
Kursi Wamenaker Kosong, Istana Pastikan Penggantinya Hak Prerogatif Presiden
Gibran Tegaskan IKN Jadi Simbol Pemerataan Pembangunan, Bukan Sekadar Pindah Istana
Turunnya BI Rate Bikin Kredit Lebih Ringan, OJK: Kepercayaan Publik Menguat
BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Indonesia dengan Salurkan Bantuan Beasiswa bagi Pelajar
Danantara Dorong Talenta Eksekutif Lewat Program Pelatihan Kelas Dunia