Kursi Wamenaker Kosong, Istana Pastikan Penggantinya Hak Prerogatif Presiden

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:00 WIB
Potret Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi.  (Instagram.com/@pco.ri)
Potret Kepala Komunikasi Kepresidenan RI Hasan Nasbi. (Instagram.com/@pco.ri)

INSIBERNEWS - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan, siapa sosok yang akan menduduki kursi Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) masih sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan, hingga kini belum ada informasi resmi yang bisa dibagikan terkait pengganti Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel.

Baca Juga: Jimin BTS Kembali Dihantam Rumor Pacaran dengan Aktris Song Da Eun, Bukti Baru Muncul di TikTok

"Sejauh ini saya tidak punya informasi soal siapa yang akan mengisi posisi tersebut. Itu hak prerogatif presiden, dan hanya beliau yang tahu," kata Hasan Nasbi di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Pernyataan ini muncul setelah Immanuel Ebenezer diberhentikan dari jabatannya sebagai Wamenaker usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Noel diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Baca Juga: Trump Desak Hukuman Mati untuk Pelaku Pembunuhan di Washington DC, Picu Polemik Politik

Kasus yang menyeret nama Noel itu menjadi sorotan publik, mengingat posisinya yang strategis di kementerian yang menyentuh langsung kepentingan para pekerja. Prabowo Subianto selaku Presiden pun bergerak cepat memastikan roda pemerintahan tetap berjalan meski ada kekosongan kursi wakil menteri.

Prabowo sendiri sebelumnya menegaskan bahwa persoalan pengganti Wamenaker sudah masuk dalam agenda penyelesaian di lingkup istana. Meski begitu, ia memilih untuk belum membuka identitas calon yang tengah dipertimbangkan.

"Presiden sudah menyiapkan langkah-langkah terkait pengisian posisi itu, tapi kita tunggu saja waktunya," ujar Hasan menambahkan.

Baca Juga: Dua Pria Diciduk Polisi, 675 Butir Ekstasi Diamankan di Sunter

Pengisian kursi Wamenaker menjadi penting karena kementerian tersebut tengah menghadapi berbagai pekerjaan besar. Mulai dari penataan tenaga kerja, perbaikan sistem K3, hingga program pelatihan vokasi yang menyasar angkatan kerja muda.

Kehadiran wakil menteri diharapkan bisa mempercepat eksekusi kebijakan dan mendampingi menteri dalam pengambilan keputusan.

Baca Juga: BYD Mulai Ekspor Mobil Listrik dari Thailand ke Eropa, Targetkan Pasar Global

Sejumlah nama sempat disebut-sebut beredar di kalangan politik dan serikat pekerja, meski semuanya masih sebatas spekulasi. Dari kalangan akademisi hingga tokoh buruh, publik menunggu siapa sosok yang dianggap paling tepat untuk mendampingi Menteri Ketenagakerjaan dalam menjalankan agenda besar pemerintah.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X