BYD Mulai Ekspor Mobil Listrik dari Thailand ke Eropa, Targetkan Pasar Global

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:15 WIB
Yuk, Intip 5 Kejutan Seru dari Mobil BYD (@BYDCompany)
Yuk, Intip 5 Kejutan Seru dari Mobil BYD (@BYDCompany)

INSIBERNEWS - Pabrikan mobil listrik asal China, BYD, mencatat sejarah baru dengan mengirimkan kendaraan listrik produksi Thailand ke pasar Eropa. Pengapalan perdana ini diumumkan perusahaan pada Senin (25/8) dan disiarkan lewat CarNewsChina pada Selasa (26/8).

Lebih dari 900 unit BYD Dolphin menjadi armada pertama yang berangkat menuju Jerman, Belgia, dan Inggris. Mobil-mobil tersebut diproduksi di pabrik BYD di Thailand yang baru beroperasi sekitar setahun lalu.

Baca Juga: Kejagung Ikut Dalami Dugaan Korupsi Google Cloud di Kasus Chromebook Kemendikbudristek

Kapal pengangkut BYD Zhengzhou menjadi armada pertama yang digunakan untuk mengirim kendaraan listrik dari Thailand langsung ke Eropa. Langkah ini sekaligus menandai babak baru ekspansi global BYD setelah sebelumnya lebih fokus di pasar Asia.

Pabrik BYD di Thailand sendiri memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun. Tidak hanya melayani pasar domestik Thailand, fasilitas tersebut memang dirancang untuk menopang ekspor kendaraan listrik ke berbagai negara.

Baca Juga: Trump Ancam Naikkan Tarif Impor China 200 Persen Gara-Gara Magnet Tanah Jarang

Menariknya, BYD memilih metode Completely Knocked Down (CKD) dalam ekspor kali ini. Artinya, kendaraan dikirim dalam bentuk komponen atau suku cadang yang kemudian akan dirakit kembali di negara tujuan.

Strategi pengiriman CKD ini umum dilakukan produsen otomotif global. Tujuannya untuk menekan bea masuk sekaligus mendorong tumbuhnya industri manufaktur lokal di negara tujuan ekspor.

Baca Juga: Saham Nissan Terjun Bebas Usai Mercedes-Benz Lepas Seluruh Kepemilikannya

Sejak resmi beroperasi pada pertengahan 2024, pabrik BYD di Thailand sudah menunjukkan performa yang cukup impresif. Pada Juli 2025 lalu, perusahaan melaporkan telah mencapai target pengiriman 90.000 unit kendaraan listrik ke konsumen.

Capaian tersebut memperlihatkan permintaan yang terus meningkat, baik di Thailand sendiri maupun di pasar regional. Dengan adanya ekspor perdana ke Eropa, BYD semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama kendaraan listrik dunia.

Baca Juga: Spotify Hadirkan Fitur DM, Kini Bisa Chat dan Berbagi Lagu Langsung di Aplikasi

Ke depan, ekspansi BYD diyakini tidak akan berhenti di Eropa. Perusahaan disebut tengah menjajaki pasar lain yang potensial, seiring dengan meningkatnya tren adopsi mobil listrik secara global dan dukungan kebijakan energi bersih di berbagai negara. ***

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X