Bagian Penting Transformasi, Begini Strategi BRI Jaga Kualitas Portofolio Lewat Penguatan Manajemen Risiko

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 16:29 WIB
BRI tunjukkan kinerja solid Triwulan II 2025, jaga kualitas aset dan perkuat manajemen risiko. (BRI)
BRI tunjukkan kinerja solid Triwulan II 2025, jaga kualitas aset dan perkuat manajemen risiko. (BRI)

INSIBERNEWS – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil menjaga tren kinerja positif dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi nasional maupun global.

Dalam laporan kinerja keuangan konsolidasian Triwulan II 2025 yang dipaparkan di Jakarta (01/08), BRI menampilkan perbaikan signifikan, terutama pada aspek kualitas aset dan pengelolaan risiko.

Direktur Manajemen Risiko BRI, Mucharom, menjelaskan bahwa hingga akhir Juni 2025, rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) perseroan berada di level 3,04%.

Baca Juga: Jasad Pria Terikat Lakban Gegerkan Warga Bekasi, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Pembunuhan

Angka tersebut menunjukkan perbaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kami menjaga pertumbuhan kredit secara selektif dan terus menerus memperkuat proses monitoring, serta penagihan dan pemulihan (collection & recovery), sehingga kualitas aset dapat terus terjaga. Hal ini menunjukkan kemampuan BRI dalam menjaga portofolio kredit yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Mucharom.

Dalam menghadapi potensi risiko ke depan, BRI memastikan ketersediaan pencadangan yang kuat.

Baca Juga: Tragis! Minibus Rombongan Pelajar Tertabrak Kereta di Padang, Dua Meninggal Dunia

Hal ini tercermin dari rasio NPL Coverage yang mencapai 188,84%, menunjukkan tingkat kehati-hatian yang optimal serta konsistensi BRI dalam menjunjung prinsip kehati-hatian perbankan.

“Dengan coverage ratio yang sangat memadai, BRI tidak hanya mampu menjaga stabilitas neraca secara berkelanjutan, tetapi juga memberikan keyakinan bagi investor, regulator, dan seluruh pemangku kepentingan bahwa fundamental perusahaan tetap kuat,” tambahnya.

Mucharom menambahkan bahwa BRI secara konsisten menempatkan kualitas kredit sebagai prioritas utama dalam proses penyaluran pembiayaan, termasuk pada segmen UMKM yang menjadi fokus utama perseroan.

Baca Juga: Porsche Carrera Cup Asia 2025 Siap Panaskan Sirkuit Mandalika Akhir Pekan Ini

Kualitas portofolio terjaga, BRI makin tangguh hadapi tantangan global. (BRI)

“Portofolio kami sebagian besar berada di segmen UMKM. Karena itu, kami menerapkan berbagai strategi agar penyaluran kredit tetap sehat, tepat sasaran, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan manajemen risiko menjadi bagian yang sangat penting dalam transformasi BRI.

“Kami memperkuat organisasi risiko agar lebih fokus pada masing-masing segmen, menyempurnakan model asesmen risiko kredit agar lebih prediktif dan granular, serta memperkuat fungsi early warning system, digital collection, hingga recovery, baik pada segmen SME, mikro, maupun konsumer,” jelas Mucharom.

Baca Juga: Singapura Siap Hukum Berat Pengguna dan Penjual Vape, Bisa Setara Kasus Narkoba

Strategi manajemen risiko BRI juga diarahkan untuk menjadi bagian integral dari seluruh proses bisnis.

Penguatan dilakukan melalui kapabilitas data analytics, pengambilan keputusan berbasis risiko (risk-based decision making).

Serta peningkatan kesadaran risiko di seluruh level organisasi.

Baca Juga: Singapura Siap Hukum Berat Pengguna dan Penjual Vape, Bisa Setara Kasus Narkoba

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X