INSIBERNEWS - Polemik royalti antara Ari Lasso dengan Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Wahana Musik Indonesia (WAMI) semakin panjang. Persoalan yang awalnya hanya ramai di media sosial kini mulai merembet ke ranah politik, bahkan sampai menarik perhatian anggota DPR RI.
Melalui unggahan di Instagram pribadinya pada Rabu (20/8), Ari membagikan ulang pemberitaan yang menyebut bahwa WAMI siap diaudit. Ia menegaskan, perjuangan yang ia lakukan bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi transparansi dan keadilan bagi para musisi di Indonesia.
Baca Juga: Jasad Pria Terikat Lakban Gegerkan Warga Bekasi, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Pembunuhan
Lebih lanjut, pelantun "Misteri Ilahi" itu mengungkap adanya komunikasi langsung dengan salah satu anggota DPR Komisi XI yang berinisial B.
Menurut Ari, politisi asal Jawa Timur itu menelponnya cukup lama dan menyatakan komitmennya untuk segera memanggil pihak WAMI serta mengaudit lembaga tersebut.
“Seorang anggota DPR komisi 11, arek Jatim berinisial B menelepon saya sekian puluh menit. Beliau berjanji akan memanggil WAMI dan melakukan audit. Semoga amanah, mas,” tulis Ari dalam unggahannya.
Baca Juga: Tragis! Minibus Rombongan Pelajar Tertabrak Kereta di Padang, Dua Meninggal Dunia
Tidak berhenti di situ, sehari setelahnya, Kamis (21/8), Ari kembali membagikan kabar terbaru. Ia merasa lega sekaligus bahagia karena Menteri Hukum juga menunjukkan keseriusannya dengan meminta agar Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan seluruh LMK termasuk WAMI diaudit.
Menurut Ari, langkah pemerintah ini penting agar persoalan royalti tidak lagi menjadi misteri. Transparansi dianggap sebagai kunci agar tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan, baik musisi, pencipta lagu, maupun pihak lain yang berhak mendapatkan hak cipta dari karya mereka.
Baca Juga: Porsche Carrera Cup Asia 2025 Siap Panaskan Sirkuit Mandalika Akhir Pekan Ini
Sebelum adanya keterlibatan DPR dan pemerintah, Ari lebih dulu melakukan diskusi pribadi dengan musisi lain, salah satunya Adi Adrian. Dalam pembicaraan itu, mereka membahas nominal royalti yang belakangan viral di media sosial karena dinilai janggal dan tidak sesuai dengan ekspektasi banyak musisi.
Polemik royalti ini bukan kali pertama mencuat ke permukaan. Selama bertahun-tahun, sejumlah musisi Indonesia kerap mengeluhkan ketidakjelasan soal distribusi dan besaran royalti yang mereka terima. Namun, kasus yang menyeret nama Ari Lasso seakan menjadi pemicu baru agar persoalan ini benar-benar diselesaikan.
Baca Juga: Singapura Siap Hukum Berat Pengguna dan Penjual Vape, Bisa Setara Kasus Narkoba
Kini, publik menanti tindak lanjut DPR dan pemerintah dalam merespons keresahan para musisi. Ari Lasso sendiri menyatakan dirinya siap terus bersuara agar sistem royalti di Indonesia bisa lebih transparan, adil, dan berpihak pada para pencipta karya musik.
Artikel Terkait
Zulhas Pastikan Aturan Kopdes Merah Putih Rampung, 15 Ribu Siap Jalan Tahun Ini
OJK Tekankan Pentingnya Lapor Cepat, 12 Jam Pertama Jadi Kunci Selamatkan Uang dari Penipu
KPK Buka Kasus Baru Korupsi Bansos, Kerugian Negara Sementara Ditaksir Rp200 Miliar
Pemerintah Manfaatkan SAL Rp60 Triliun untuk Jaga Fiskal 2026, Kurangi Utang dan Jadi Penyangga Ekonomi
Moms Wajib Tau! Jangan Sembarangan Kasih Bayi Madu, Ini Waktu yang Tepat!
Hal yang Harus Orangtua Perhatikan Agar Anak di Bawah 5 Tahun Tidak Kena Cacingan
Singapura Siap Hukum Berat Pengguna dan Penjual Vape, Bisa Setara Kasus Narkoba
Porsche Carrera Cup Asia 2025 Siap Panaskan Sirkuit Mandalika Akhir Pekan Ini
Tragis! Minibus Rombongan Pelajar Tertabrak Kereta di Padang, Dua Meninggal Dunia
Jasad Pria Terikat Lakban Gegerkan Warga Bekasi, Polisi Turun Tangan Selidiki Dugaan Pembunuhan