Lebam Diduga Narkoba, Elon Musk Ungkap Alasan Kondisi Matanya dan Pengunduran Diri ke Donald Trump

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 19:07 WIB
Potret Elon Musk (Istimewa)
Potret Elon Musk (Istimewa)

 

INSIBERNEWS - Elon Musk baru-baru ini memberikan pengakuan terkait pengunduran dirinya dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Sebelumnya dengan mata yang lebam, Elon Musk menyampaikan salam perpisahan kepada Trump, pada Jumat, 30 Mei 2025. Pendiri SpaceX itu juga sempat berjanji akan tetap menjadi teman dan penasihat yang baik bagi sang Presiden AS.

Dilansir dari The Guardian, Trump juga memuji pelayanan yang dilakukan Elon Musk sepanjang berperan di Gedung Putih selama bekerja pada 4 bulan lalu.

Baca Juga: Turun Berat Badan dengan Ubi Cilembu? Begini Cara Aman dan Efektifnya!

Tokoh bisnis kenamaan AS itu disebut telah berhasil memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang bertugas memangkas anggaran federal. Di sisi lain, Trump mengklaim pebisnis Tesla itu sebenarnya tidak akan sepenuhnya mundur.

"Ia membuat program reformasi pemerintah yang paling menyeluruh dan berdampak dalam beberapa generasi," ucap Trump sebagaimana dilansir dari The Guardian, pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Adapun, Musk yang juga berada di samping sang presiden dan memakai kaos oblong serta topi baseball memastikan akan terus mendukung Trump.

Baca Juga: Dapat Dukungan dari Dedi Mulyadi, Panji Petualang Ceritakan Kondisinya Semasa Drop karena Diabetes

"Saya akan terus menjadi teman dan penasihat untuk presiden," sambung Elon Musk dalam kesempatan yang sama.

Selain itu, Elon Musk menjelaskan tentang matanya lebam saat menyampaikan konferensi pers terkait pengunduran dirinya dari Gedung Putih.

Ia memberi klarifikasi soal kondisi matanya yang lebam, sehingga menghasilkan dugaan dirinya memakai obat terlarang atau narkoba.

Baca Juga: Benarkah Teh Hijau Bikin Langsing? Ini Fakta Ilmiahnya yang Jarang Diketahui!

Terkait lebam, Elon Musk menjelaskan bahwa itu terjadi karena terpukul oleh sang anak tercinta.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X