Dapat Dukungan dari Dedi Mulyadi, Panji Petualang Ceritakan Kondisinya Semasa Drop karena Diabetes

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 31 Mei 2025 | 17:01 WIB
Potret artis sekaligus aktivis lingkungan, Panji Petualang. (Instagram.com/@panjipetualang_real)
Potret artis sekaligus aktivis lingkungan, Panji Petualang. (Instagram.com/@panjipetualang_real)

INSIBERNEWS - Panji Petualang yang terkenal dengan aksinya bersama hewan buas ini, sempat menuai sorotan netizen usai terlihat menjadi jauh lebih kurus saat tampil di layar kaca.

Terlihat berbeda di layar kaca, pria yang dikenal sebagai penakluk ular berbisa itu ternyata sempat mengidap sakit diabetes dengan kadar gula yang mencapai angka 500.

Terkait kondisi saat ini, Panji menyatakan dirinya sembuh dari sakit gula itu usai kadar gulanya kembali normal dengan angka berkisar 120-150.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Umar: Persoalan Haji 2025 Berhasil Diurai dengan Baik

Sang penakluk ular berbisa itu kemudian membagikan kisah perjalanan sembuh dirinya usai sempat drop karena sakit diabetes.

"Beberapa waktu lalu, tubuh saya drop karena sakit gula, rasanya lemes, pikiran pun ikut berat," tutur Panji melalui unggahan Instagram pribadinya @panjipetualang_real yang dikutip pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Kemudian, Panji mengungkap sosok penyemangat di balik proses kesembuhannya, yakni Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Baca Juga: KAI Commuter Hadirkan 96 Gerbong KRL Baru, Jawaban atas Kepadatan di Jabodetabek

Diungkapkan oleh Panji, mantan Bupati Purwakarta itu pernah datang menengok dirinya semasa sakit, dan menjadi sosok penyemangat bak air yang menyiram hati yang kering.

"Bapak (Dedi Mulyadi) datang bukan sekadar menjenguk, beliau hadir dengan perhatian yang sangat manusiawi," ungkapnya.

"Saya percaya, penyembuhan itu bukan hanya dari obat, tapi dari doa, cinta, dan kepedulian tulus orang-orang di sekitar kita," imbuh Panji.

Baca Juga: Terkait Korban Longsor Gunung Kuda, Pemprov Jabar Bakal Bantu Biaya Pendidikan Anak

Mengingat hal itu, Panji lantas meyakini sekarang dirinya jauh lebih baik usai berjuang sembuh melawan sakit diabetes yang pernah diderita olehnya.

"Sakit ini bukan hanya sebagai ujian, tapi juga jadi pengingat akan pentingnya istirahat, jaga pola makan, dan dikelilingi orang-orang yang tulus," tukasnya.***

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X