INSIBERNEWS - Ratusan warga di Gaza turun ke jalan dalam aksi demonstrasi terbesar menentang Hamas sejak perang dengan Israel dimulai.
Mereka menuntut kelompok tersebut turun dari kekuasaan, menyalahkan Hamas atas kondisi yang semakin memburuk di wilayah tersebut.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Hantam Rumah Sakit di Gaza, Pemimpin Hamas Tewas
Protes terjadi di Beit Lahia, Gaza utara, pada Selasa (25/3), di mana para demonstran meneriakkan "Hamas keluar!" sambil berbaris melalui jalan-jalan kota.
Aksi ini dibubarkan paksa oleh anggota Hamas bertopeng yang membawa tongkat dan senjata api. Beberapa pengunjuk rasa bahkan mengalami kekerasan fisik dalam upaya pembubaran tersebut.
Baca Juga: Netanyahu Ungkap Serangan Udara ke Gaza Setelah Gencatan Senjata hanya Permulaan
Unjuk rasa ini dipicu oleh ketegangan yang meningkat setelah serangan roket yang dilakukan kelompok Jihad Islam terhadap Israel sehari sebelumnya.
Akibatnya, Israel memutuskan untuk mengevakuasi sebagian besar Beit Lahia, yang memicu kemarahan warga setempat.
Situasi semakin rumit setelah Israel kembali melanjutkan serangan militernya di Gaza, menuding Hamas menolak proposal gencatan senjata baru yang diajukan Amerika Serikat.
Baca Juga: Israel Bombardir Gaza dengan Serangan Udara Terbesar, 404 Orang Terbunuh
Sejak operasi militer Israel dimulai kembali pada 18 Maret, ratusan warga Palestina dilaporkan tewas dan ribuan lainnya terpaksa mengungsi.
Warga Beit Lahia, Mohammed Diab, yang rumahnya hancur dalam perang dan kehilangan saudaranya akibat serangan udara Israel, mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi yang ada.
"Kami menolak mati demi siapa pun, demi kepentingan partai mana pun, atau demi agenda negara asing," ujarnya.
Artikel Terkait
Indonesia Akan Salurkan Bantuan Rp3,2 Triliun untuk Rekonstruksi di Gaza
Israel Perpanjang Gencatan Senjata di Gaza, Berlaku hingga Ramadan dan Paskah
Israel Siap Lanjutkan Serangan ke Gaza Jika Gencatan Senjata Gagal Diperpanjang
Negara-Negara Arab Sepakat Bangun Kembali Gaza, Tolak Usulan AS Soal Relokasi Warga
Israel Ancam Putus Pasokan Listrik ke Gaza di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata
AS dan Israel Bahas Pemindahan Warga Gaza ke Afrika, Namun Ditolak Negara-Negara Terkait
Sekjen PBB Kecam Serangan Israel di Gaza yang Tewaskan 322 Orang Lebih, Desak Gencatan Senjata Segera Mungkin!
Israel Bombardir Gaza dengan Serangan Udara Terbesar, 404 Orang Terbunuh
Netanyahu Ungkap Serangan Udara ke Gaza Setelah Gencatan Senjata hanya Permulaan
Serangan Udara Israel Hantam Rumah Sakit di Gaza, Pemimpin Hamas Tewas