Janji Ditepati! Gubernur Pramono Anung dan Rano Karno Gratiskan Transportasi untuk 15 Golongan Warga

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 28 Februari 2025 | 11:52 WIB
Pramono Anung Dan Rano Karno  (Foto : Instagram)
Pramono Anung Dan Rano Karno (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi masyarakat.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno resmi akan memperluas layanan transportasi gratis untuk Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta bagi 15 kelompok masyarakat tertentu.

Baca Juga: SPBU Shell Diserbu, Antrean Panjang Jadi Pemandangan Baru Usai Isu BBM Oplosan

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi warga Jakarta, termasuk tenaga pendidik, petugas sosial, serta warga yang membutuhkan.

Wakil Gubernur Rano Karno menegaskan bahwa program ini tidak hanya soal keringanan biaya transportasi, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap mereka yang telah berperan aktif dalam berbagai sektor, seperti pengurus rumah ibadah, tenaga kontrak, hingga petugas kesehatan lingkungan seperti Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Baca Juga: Krisis Demografi Jepang Makin Parah, Kelahiran Terus Turun Selama Sembilan Tahun Berturut-turut

Selain itu, kelompok lain yang berhak mendapatkan fasilitas ini antara lain para pensiunan PNS Pemprov DKI, siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa), hingga pekerja dengan gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) yang memiliki rekening di Bank DKI.

Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Bertindak, Ribuan Karyawan Sritex Terancam PHK Jelang Lebaran

Saat ini, Pemprov DKI tengah mempersiapkan sistem pendaftaran dan verifikasi agar kebijakan ini dapat berjalan efektif. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama berbagai instansi terkait sedang melakukan koordinasi untuk memastikan bahwa penerima manfaat benar-benar sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Proses ini juga melibatkan lembaga keagamaan serta komunitas lokal agar program ini bisa berjalan tepat sasaran.

Baca Juga: 84 WNI Korban Online Scam Dipulangkan dari Myanmar, Tiba di Indonesia Malam Ini

Selain meringankan beban ekonomi warga, program ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan transportasi umum di Jakarta, mengurangi kemacetan, serta menekan polusi udara.

Dengan semakin banyaknya warga yang beralih ke transportasi publik, Jakarta bisa menuju ke arah kota yang lebih ramah lingkungan dan efisien.

Baca Juga: Hari Terakhir Kerja, 8.400 Karyawan Sritex Kena PHK, Perusahaan Tutup Total Awal Maret

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X