INSIBERNEWS - Menteri HAM turun tangan pada kasus lagu Bayar Bayar Bayar ciptaan Sukatani.
Karena dalam kasus lagu Bayar Bayar Bayar ternyata berdampak pada pekerjaan salah satu vokalis Sukatani Band.
Diketahui bahwa Novita sebagai vokalis Sukatani Band merupakan seorang guru sekolah dasar di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Namun sejak lagu Bayar Bayar Bayar viral, Novi diduga mendapat tekanan dari pihak sekolah.
Hingga kemudian Novi mengundurkan diri sebagai guru dari sekolah tempatnya bekerja.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @natalius_pigai (27/2/2025), Menteri HAM yang mengetahui hal ini melarang tegas tindakan pihak sekolah.
Menteri HAM Natalius Pigai menyampaikan bahwa Novi tidak berhak mendapat hukuman.
Hukuman hanya diperbolehkan jika keputusan sudah dikeluarkan oleh pengadilan.
Oleh karena itu staf Menteri HAM yang berada di Jawa Tengah menemui Novita untuk menyelesaikan masalah ini.
Baca Juga: Afganistan Diguyur Hujan Es, 39 Orang Dilaporkan Tewas
“Tidak boleh yang bersangkutan dihukum tanpa melalui sebuah keputusan pengadilan,” ungkap Natalius Pigai.
Artikel Terkait
Pemecatan Novita Personel Sukatani sebagai Guru Dikecam Federasi Serikat Guru Indonesia
Bupati Purbalingga Siap Fasilitasi dan Support Personel Sukatani untuk Kembali Bekerja sebagai Guru
Menteri HAM Akan Turun Tangan pada Kasus Dugaan Pemecatan Personel Sukatani dari Profesi Guru
3 Lagu yang Dinyanyikan pada Aksi Demo Indonesia Gelap, Salah Satunya Lagu Sukatani Bayar Bayar Bayar
Sempat Minta Maaf Karena Sindir Polisi Lewat Lagu, Sukatani Kini Ditawari Jadi Duta Polri