INSIBERNEWS - Novita sebagai personel Sukatani yang menyanyikan lagu Bayar Bayar Bayar dipecat dari pekerjaannya.
Novita berprofesi sebagai guru yang kehilangan pekerjaannya setelah lagu Bayar Bayar Bayar mendapat respon dari polisi.
Karena lirik lagu Bayar Bayar Bayar menyindir institusi polisi maka diduga terjadi intimidasi terhadap personel Sukatani oleh aparat.
Baca Juga: Novel Baswedan Benarkan Pertemuan dengan Hasto, Bahas Dalang Dibalik Revisi UU KPK
Sehingga Sukatani membuat video permintaan maaf dan menarik lagu Bayar Bayar Bayar yang sudah beredar.
Para personel Sukatani sendiri selama ini selalu menggunakan kostum untuk menutupi wajah mereka ketika manggung.
Mereka juga menggunakan nama panggung, sehingga publik tidak tahu menahu siapa personel Sukatani.
Baca Juga: ASEAN Siapkan Pertemuan dengan AS, Bahas Isu Tarif yang Bisa Pengaruhi Ekspor
Namun pada video permintaan maaf, kedua personel Sukatani membuka penutup wajah mereka sehingga diketahui jati diri personel Sukatani.
Setelah munculnya video permintaan maaf, Novita dipecat sebagai guru di Banjarnegara.
Diduga kuat Novita dipaksa mengundurkan diri karena sekolah meja rasa tertekan.
Baca Juga: Tarif Air Rumah Tangga Bakal Naik di Atas Rp8 Ribu per Meter Kubik, Ini Alasannya!
Dipantau INsibernews dari siaran pers pada Sabtu (22/2/2025), Ketua Umum Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengecam pemecatan tersebut.
Artikel Terkait
Diduga Ada Intimidasi Terkait Kontroversi Lagu 'Bayar' Band Sukatani, Polisi: Polri Tidak Anti Kritik
Tanggapi Dugaan Intimidasi Terhadap Sukatani, Fadli Zon: Kebebasan Pasti Ada Batasnya!
Menbud Fadli Zon Pastikan yang Disindir dalam Lagu Sukatani hanya Oknum Polisi
Tidak hanya Lagu Sukatani yang Dibungkam, Ada Juga Pentas Teater dan Lukisan
Mahfud MD Nilai Sukatani Tidak Perlu Minta Maaf dan Tarik Lagu dari Peredaran, Kenapa?