INSIBERNEWS - Baru-baru ini publik menilai bahwa ada upaya karya seni yang dibungkam, salah satunya yaitu lagu dari Sukatani.
Diketahui bahwa Sukatani menjadi viral dengan adanya upaya pembungkaman yang terjadi.
Pasalnya, Sukatani menciptakan lagu berjudul Bayar Bayar Bayar yang menyindir oknum polisi.
Baca Juga: Punya Hutang? Ini Rincian Harta Kekayaan yang Dimiliki Abdullah Sani Wakil Gubernur Jambi Terpilih
Ternyata karya seni Sukatani bukanlah satu-satunya yang dinilai dibungkam oleh pemerintah maupun institusi.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (22/2/2025), dinilai ada upaya pembungkaman pada pentas teater.
Yaitu pentas teater Wawancara dengan Mulyono oleh Teater Payung Hitam.
Baca Juga: Inilah Daftar Total Deviden 7 BUMN yang Akan Disetor Negara ke Danantara
Pentas teater ini dilaksanakan pada 15 Februari 2025 di Kampus ISBI Bandung.
Secara tiba-tiba pentas teater tersebut dibatalkan secara sepihak.
Karena menurut keterangan dari Sutradara Rachman Subur, lokasi pentas digembok tanpa adanya pemberitahuan.
Baca Juga: Luhut Akan Ciptakan AI Karya Anak Bangsa yang Mirip DeepSeek untuk Efisiensi Anggaran Pemerintah
Karya seni selanjutnya yang dinilai dibungkam adalah lukisan karya Yos Suprapto.
Yos Suprapto melakukan pameran tunggal pada 19 Desember 2025 di Galeri Nasional Indonesia.
Artikel Terkait
Nyanyikan Lagu Sindiran untuk Polisi, 2 Personil Group Band Sukatani Diduga Diintimidasi Aparat
Lirik Lagu Bayar Bayar Bayar Ciptaan Sukatani yang Sindir Oknum Polisi
Ramai Kode 1312 di Sosial Media Setelah Sukatani Minta Maaf pada Kapolri, Sebenarnya Apa Artinya?
Diduga Ada Intimidasi Terkait Kontroversi Lagu 'Bayar' Band Sukatani, Polisi: Polri Tidak Anti Kritik
Menbud Fadli Zon Pastikan yang Disindir dalam Lagu Sukatani hanya Oknum Polisi