Novel Baswedan Benarkan Pertemuan dengan Hasto, Bahas Dalang Dibalik Revisi UU KPK

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Minggu, 23 Februari 2025 | 10:30 WIB
Novel Baswedan Benarkan Pertemuan dengan Hasto (Foto : Instagram)
Novel Baswedan Benarkan Pertemuan dengan Hasto (Foto : Instagram)

INSIBERNEWS - Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, mengakui bahwa dirinya pernah bertemu dan berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, terkait revisi Undang-Undang (UU) KPK pada 2019.

Dalam pertemuan tersebut, Hasto disebut sempat mengungkap siapa pihak yang berada di balik perubahan aturan yang dinilai melemahkan lembaga antirasuah tersebut.

Baca Juga: Baru Dilantik Jadi Wakil Bupati Pacitan, Segini Harta Kekayaan Gagarin Sumrambah

"Benar, saya bertemu dengan Hasto dalam sebuah acara peluncuran dan orasi ilmiah Profesor Sulistyowati Irianto di Universitas Indonesia," ujar Novel dalam keterangannya kepada media, Sabtu (22/2/2025).

Menurutnya, momen tersebut dimanfaatkan untuk menanyakan langsung alasan di balik revisi UU KPK yang dinilai sebagai upaya pelemahan serta penyingkiran tokoh-tokoh penting di tubuh lembaga tersebut.

Baca Juga: Cara Menemukan Pangkalan Resmi Gas LPG 3 Kg Terdekat dengan Mudah dan Cepat lewat Situs Pertamina

Novel mengaku penasaran dengan peran Hasto dalam dinamika politik saat itu, terutama karena revisi UU KPK berujung pada perubahan besar yang melemahkan independensi lembaga tersebut.

"Saya tanyakan langsung, mengapa melakukan pelemahan terhadap KPK dengan revisi UU, yang kemudian diikuti dengan penyingkiran tokoh-tokoh penting hingga KPK benar-benar lumpuh?" tuturnya.

Baca Juga: Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Sebut Tren Kabur Aja Dulu Tunjukkan Tanda Kurang Cinta Tanah Air Indonesia, Benarkah?

Selain itu, Novel juga mengungkap bahwa Hasto memiliki hubungan dekat dengan mantan Ketua KPK, Firli Bahuri, yang dinilai memiliki andil besar dalam melemahkan lembaga antikorupsi tersebut.

"Saya sampaikan bahwa saya mengetahui Hasto adalah teman dekat Firli Bahuri, yang telah merusak KPK," tambahnya.

Baca Juga: Pabrik Nuklir Segera Dibangun! Ini Daftar 29 Lokasinya, Ada Wilayahmu?

Dalam pertemuan singkat itu, Hasto disebut memberikan jawaban yang kurang lebih serupa dengan pernyataannya dalam sebuah video berdurasi lima menit yang beredar di kanal YouTube koreksi_org, berjudul Nyanyian Hasto: Jokowi, Revisi UU KPK, dan Dana Rp3 Juta USD.

Namun, karena keterbatasan waktu dan situasi acara, pembicaraan mereka tidak berlangsung lama. Hingga kini, pernyataan tersebut masih menjadi perbincangan publik dan memunculkan berbagai spekulasi terkait revisi UU KPK dan dampaknya terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X