Aksi Puncak Indonesia Gelap Digelar Bersama dengan Pelantikan Kepala Daerah di Istana Jakarta, Berikut 9 Poin Tuntutan Mahasiswa

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 20 Februari 2025 | 17:02 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar BEM SI di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025.  (X.com/@barengwarga)
Potret aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ yang digelar BEM SI di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025. (X.com/@barengwarga)

INSIBERNEWS - Sebanyak 481 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024 secara resmi dilantik oleh Presiden RI, Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

Terlihat para kepala daerah yang siap dilantik itu datang memakai Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) dan bersiap di kawasan Monas, Jakarta sebagai titik kumpul kepala daerah yang dilantik Presiden Prabowo.

Selain menyoroti momen pelantikan kepala daerah terpilih di Istana Negara RI, dihari yang sama terdapat aksi yang dilakukan oleh perhimpunan massa mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di DKI Jakarta.

Baca Juga: Pertamina Ungkap Ketersediaan Stok BBM dan LPG, Aman Sampai Lebaran?

Aksi hari ini merupakan lanjutan dari gelombang demonstrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' yang sebelumnya digelar di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Senin, 17 Februari 2025.

Aksi Puncak 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta
Melalui postingan Instagram resminya, BEM SI menyerukan aksi Indonesia Gelap yang digelar di Patung Kuda Jakarta, pada Kamis, 20 Februari 2025.

"Kita harus bersuara, karena perubahan tak akan datang dari diam. Bersama mahasiswa, rakyat, dan perempuan Indonesia, kita terus bergerak untuk keadilan dan kesejahteraan," begitu pernyataan BEM SI melalui akun @bem_si yang tayang pada Kamis, 20 Februari 2025.

Unggahan Instagram BEM SI terkait aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap’. (Instagram.com/@bem_si)

Baca Juga: Wuling New Cloud EV Meluncur di IIMS 2025, Harganya RP300 Jutaan

Beberapa keresahan yang diutarakan BEM SI dalam seruan aksi 'Indonesia Gelap' itu dimulai dari penilaian tentang program makan bergizi yang bermasalah hingga kelangkaan gas LPG.

"Ketika rakyat diam, kebenaran terancam. Ketika penguasa tak terbantahkan, keadilan semakin,jauh," ungkap BEM SI.

"Dari anggaran yang tak tepat, program makan bergizi yang bermasalah, hingga langkanya gas LPG, masalah terus menumpuk, tapi perjuangan tak pernah berhenti," tandasnya.

Baca Juga: Sempat Ngaku Kecanduan, Fariz RM Lagi-lagi Ditangkap Gegara Narkoba untuk Keempat Kalinya

Terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI dalam puncak demonstrasi 'Indonesia Gelap' di DKI Jakarta hari ini, yakni:

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X