7. Tim Kerja Handal
Sebagian besar warung kelontong Madura mempekerjakan karyawan yang juga berasal dari Madura. Selain sudah kenal baik, orang yang berasal dari satu daerah lebih bisa dipercaya dan jujur dalam berdagang.
Pemilik warung kelontong Madura biasanya mempekerjakan dua pegawai untuk saling berbagi porsi kerja. Misalnya, pegawai A menunggu warung dari jam 6 pagi sampai 6 sore, sedangkan pegawai B menunggu warung dari jam 6 sore sampai 6 pagi.
Dengan sistem seperti ini, warung kelontong Madura bisa buka hingga 24 jam non-stop. Selain itu, masing-masing pegawai juga punya tanggung jawab tersendiri. Ada yang bertugas membersihkan toko, menyusun barang di rak, mencatat penjualan, dan sebagainya. Kuncinya ada pada sistem pembagian kerja yang efektif.
8. Keuntungan
Dasar perhitungan keuntungan bagi penjaga warung dan pemilik adalah sistim bagi hasil, setelah mengurangi beban biaya sewa, dan beban biaya pemakaian listrik.(**)