INSIBERNEWS – Menjelang perayaan Idul Adha, umat Muslim di seluruh dunia bersiap untuk melaksanakan ibadah kurban. Dalam Islam, terdapat syarat pembagian daging kurban yang harus dipenuhi. Tetapi apakah mengkonsumsi Daging Kambing, membuat tensi darah naik tinggi ? ini penjelasannya
Terkait hal ini, Ahli Gizi dari Universitas Diponegoro, Fahmy Arif Tsani, menegaskan bahwa daging kambing tidak menyebabkan darah tinggi. Penderita hipertensi boleh mengonsumsinya.
“Saya kasihan dengan daging kambing, karena seringkali dikambing hitamkan. Dituduh penyebab hipertensi dan kolesterol meningkat. Itu sebenarnya bukan sepenuhnya salah kambing,” ungkap Fahmy berseloroh.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Ketentuan Pembagian Daging Kurban Sesuai Syariat Islam
Selain itu, juga sering dikatakan jika daging kambing sebagai penyebab seseorang mengalami tekanan darah tinggi dan kolesterol yang tinggi.
2 Macam Jenis Daging
Ada perbedaan antara daging merah dan daging olahan yaitu kandungan garam (natrium) dan nitritnya akan lebih banyak pada daging olahan dibandingkan daging merah.
Selain itu, mengkonsumsi daging olahan memiliki risiko lebih besar menyebabkan timbul tekanan darah tinggi (hipertensi) dibandingkan yang mengkonsumsi daging merah.
Dalam proses pengolahan daging kambing, seringkali terdapat kebiasaan untuk menambahkan banyak garam pada daging kambing.
Baca Juga: Selain Kadar Gula Yang Tinggi, 4 Dampak Konsumsi Saus Sambal Secara Rutin
Hal ini biasanya dilakukan untuk memberikan rasa yang lebih gurih pada daging kambing, dan juga mengurangi bau amis pada daging kambing.
Namun, penambahan garam dalam jumlah yang terlalu banyak pada daging kambing bisa memberikan dampak negatif bagi kesehatan manusia, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.
Terdapat cara alternatif untuk mengurangi penggunaan garam yaitu dengan penggunaan bumbu-bumbu lain seperti rempah-rempah atau bawang putih dapat memberikan rasa yang lebih enak pada daging kambing tanpa harus menambahkan terlalu banyak garam. (**)