INSIBERNEWS – Penjualan sepatu bot terus mencetak angka positif tiap tahun di Korea Selatan.
Kini, pemandangan orang-orang memakai sepatu bot di jalanan—baik anak muda maupun orang dewasa—sudah menjadi hal yang biasa, terutama saat musim hujan tiba.
Salah satu warga Seoul berusia 40-an mengaku baru kembali memakai sepatu bot setelah lebih dari tiga dekade.
Baca Juga: Darah Biru Kepiting Tapal Kuda Jadi Kunci Uji Vaksin, Harganya Capai Ratusan Juta per Liter!
“Terakhir saya pakai waktu SD. Awalnya heran lihat anak muda pakai sepatu bot ke kantor, tapi tiap hujan deras, kaki saya selalu basah kena air selokan. Nggak nyaman banget,” ujarnya.
Tren ini mulai meledak dua tahun terakhir. Sejak April-Mei, berbagai model sepatu bot baru mulai dipasarkan, bahkan banyak yang ludes lewat sistem pre-order sebelum hujan pertama turun. Di beberapa toko, antrean pembeli jadi pemandangan rutin.
Musim hujan tahun ini bahkan datang lebih cepat. Di Pulau Jeju, hujan mulai mengguyur sejak 12 Juni sekitar seminggu lebih awal dari biasanya dan diprediksi akan berlangsung selama 45 hari.
Baca Juga: Sadis! Menjadi Korban Bully Pelajar Asal Bandung Ini diseret, dipukul, Lalu diceburkan ke Sumur!
Tak heran, sepatu bot kini jadi barang wajib, seiring jas hujan dan payung.
Yang menarik, kini makin banyak pria yang ikut tren ini. Dulu ragu karena takut dianggap aneh, sekarang mereka justru tampil percaya diri.
Model favorit? Sepatu bot Chelsea berpotongan pendek dan bot hitam berbahan doff yang cocok dipakai ke kantor.
Baca Juga: Gelar Fan Meeting Perdana di Jakarta, Lee Dohyun Ikuti Trend Velocity!
Tren ini juga mengisyaratkan respons masyarakat terhadap perubahan iklim. Di balik kekhawatiran, para pencinta mode justru melihat peluang.
Brand-brand mewah seperti Louis Vuitton, Celine, Dior, hingga Bottega Veneta berlomba merilis sepatu bot, dengan harga mencapai jutaan won.
Chanel bahkan pernah menjual sepatu bot seharga 1,3 juta won atau setara sekitar 15 juta rupiah, yang nilainya kini melonjak jadi hampir 3 juta won atau sekitar 35 juta rupiah setelah dikenakan Jennie BLACKPINK.
Baca Juga: Lempar Mie Hingga Pasang Poster Sarkasme, Aksi Teror Pria Ini Resahkan Pemilik Gedung
Tak hanya sepatu, kaus kaki panjang kini juga ikut naik daun. Meski cuaca panas, banyak yang tetap mengenakan kaus kaki tinggi demi kenyamanan saat memakai sepatu bot, terutama karena kulit di bagian pergelangan kaki mudah iritasi.
Bagi generasi muda, sepatu bot kini lebih dari sekadar pelindung dari hujan. Mereka mengenakannya saat festival musik berlumpur atau acara outdoor lainnya termasuk saat cuaca cerah.
Namun, pemakaian sepatu bot dalam waktu lama bisa membuat kaki lembap dan kurang sirkulasi, meningkatkan risiko masalah kulit seperti kutu air.
Baca Juga: Ditinggal Pergi Sang Ibunda Selamanya, Pilu Mita The Virgin: Aku Enggak Punya Siapa-siapa Lagi
Karena itu, banyak orang memilih membawa sepatu cadangan untuk dipakai di kantor atau sekolah.
Sepertinya tren sepatu bot ini juga sangat cocok diterapkan di Indonesia. Mengingat negara kita memiliki musim hujan yang cukup panjang.
Jika kamu tertarik mencobanya, kamu dapat melihat mix n match yang dilakukan para idol agar membuat tampilan sepatu bot kamu semakin keren!
Baca Juga: OTT KPK di Mandailing Natal, Dugaan Suap Proyek Jalan Seret ASN dan Swasta