Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin? Ini 6 Faktanya yang Wajib Kamu Tahu!

Photo Author
Dawiyah Adawiyyah, Insibernews
- Rabu, 5 Februari 2025 | 05:46 WIB
Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin? Ini 6 Faktanya yang Wajib Kamu Tahu!
Benarkah Kerokan Bisa Sembuhkan Masuk Angin? Ini 6 Faktanya yang Wajib Kamu Tahu!

 

INSIBERNEWS - Kerokan adalah salah satu metode tradisional yang telah lama dipercaya masyarakat Indonesia sebagai cara ampuh untuk mengatasi masuk angin.

Proses ini dilakukan dengan menggosok bagian punggung menggunakan benda tumpul seperti koin yang telah dilumuri minyak kayu putih.

Meski terdengar sederhana, efektivitas kerokan dalam menyembuhkan masuk angin kerap menjadi perdebatan.

Baca Juga: 7 Model Plafon Minimalis dengan Lampu LED yang Super Estetis

Namun, apakah benar kerokan bisa menyembuhkan masuk angin? Mari kita kupas fakta-fakta unik seputar kerokan berikut ini!

1. Mengapa Tubuh Merasa Lega Setelah Kerokan?

Ketika kerokan dilakukan, pembuluh darah kapiler di bawah kulit akan melebar. Proses ini dikenal dengan istilah vasodilatasi.

Pelebaran pembuluh darah ini meningkatkan aliran darah dan memberikan efek relaksasi pada tubuh. Inilah yang membuat tubuh terasa lebih segar setelah kerokan.

2. Efek Placebo atau Terapi Fisiologis?

Banyak yang menyebut bahwa efek kerokan sebenarnya adalah hasil dari sugesti atau efek placebo.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa proses kerokan memang dapat merangsang pelepasan hormon endorfin yang membantu meredakan rasa sakit dan memberikan efek nyaman.

Baca Juga: Trik Cerdas! Ini 6 Model Plafon yang Cocok untuk Ruang Tamu Kecil

3. Kerokan dan Masuk Angin dalam Perspektif Medis

Dalam dunia medis, istilah "masuk angin" sebenarnya tidak dikenal.

Gejala yang sering diidentikkan dengan masuk angin, seperti badan pegal, pusing, dan perut kembung, kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi seperti flu ringan atau gangguan pencernaan.

Kerokan tidak serta-merta menyembuhkan penyakit ini, tetapi dapat membantu meredakan gejalanya.

Halaman:

Editor: Dawiyah Adawiyyah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X