INSIBERNEWS - Buku merupakan jendela dunia, adalah salah satu pepatah yang sering terdengar ditelinga.
Industri penerbitan buku kini masih terus bertumbuh di tengah gempuran industri hiburan digital.
Nilai industri penerbitan buku diperkirakan akan terus meningkat hingga USD 19,37 atau sekitar Rp 299 T hingga tahun 2028 mendatang.
Baca Juga: Rahasia Membuat Martabak Manis Teflon Anti Gagal, Tips Lezat dan Mudah!
Berdasarkan data dari International Publishers Association (IPA), Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang paling banyak menerbitkan buku.
Per 2022, buku ber-ISBN yang terbit di Amerika Serikat telah mencapai 3,3 juta eksemplar. Kemudian posisi kedua ada Jepang dengan 902,3 ribu eksemplar.
Amerika Serikat sendiri merupakan rumah dari 5 penerbit major, yakni Penguin Random House (PRH), Hachette, HarperCollins, Macmillan, dan Simon & Schuster.
Baca Juga: Kuasai Seni Public Speaking: Dari Grogi ke Percaya Diri
Sementara itu, negara dengan jumlah penerbit buku terbanyak dipegang oleh Korea Selatan. Diperkirakan ada sekitar 75.234 penerbit di Korea Selatan.
Adapun, pada 2013 Islandia mencetak rekor sebagai negara dengan jumlah penulis terbanyak.
Berdasarkan data Guinness World Records, sekitar 10% penduduk Islandia adalah penulis. Sehingga artinya, 1 dari 10 orang Islandia pernah menerbitkan buku.
Artikel Terkait
Penasaran! Kenapa Kalau Habis Kehujanan Bisa Menyebabkan Pilek?
Ramai Cuitan Fanny Soegi Keluhkan Masalah Royalti Lagu 'Asmalibrasi'
Bikin Dompet Kempes! Ini 5 Rencana Kebijakan Pemerintah yang Rugikan Kelas Menengah
Soegi Bornean Tanggapi Keluhan Royalti Fanny Soegi, Bagaimana Reaksi Warganet?
Tok! Hukuman SYL Diperberat oleh Pengadilan Tinggi Jakarta, dari Masa Tahanan hingga Denda
Trik Terbaru Membuat Cireng Bumbu Rujak Pedas yang Ngangenin: Resep dan Tips Enak!
Resep Pisang Goreng Crispy, Cara Membuat yang Mudah Banget, Camilan Manis Ini Bikin Ketagihan!
Cara Mudah Membuat Sambal Matah Bali, Resep Pedas yang Bikin Ketagihan!
Rahasia Membuat Martabak Manis Teflon Anti Gagal, Tips Lezat dan Mudah!
Hidup di Masa Pensiun Warga Indonesia Dinilai Sulit, Ini Alasannya!